VENEZUELA, KOMPAS.TV – Prajurit Venezuela menceritakan pengalamannya saat menghadapi serangan militer Amerika Serikat pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.
“Saya mendengar ledakan, saya mendengar siulan. Semuanya seperti siulan. Untuk sesaat saya tidak mendengar helikopter,” ujar Prajurit Venezuela, Ricardo Salazar, pada Minggu (4/1/2026).
“Sesaat kemudian, sesuatu jatuh di dekat saya, sebuah bom, saya tidak tahu. Lalu saya dan seorang prajurit terpental akibat ledakan,” lanjutnya.
Ricardo juga menyatakan dirinya akan selalu siap membela tanah air Venezuela.
Baca Juga: Trump Ancam Wapres Venezuela, Bakal Dapat Ganjaran Lebih Buruk Ketimbang Maduro
#venezuela #nicolasmaduro #trump #amerikaserikat
Penulis : Aditya-Pramana
Sumber : Kompas TV
- venezuela
- maduro
- trump
- amerika serikat
- noads




