Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Trinidad-Tobago, Kamla Persad-Bissessar mengatakan bahwa negaranya tidak ikut ambil bagian dari operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela. Menurutnya, Trinidad-Tobago mendukung perdamaian di kawasan.
“Trinidad-Tobago tidak berpartisipasi dalam operasi militer AS di Venezuela. Trinidad-Tobago akan melanjutkan hubungan damai dengan rakyat Venezuela,” ungkapnya, dikutip dari Trinidad Guardian, pada Senin (5/1/2026).
Sebelumnya, Trinidad-Tobago sudah memberikan izin kepada pesawat militer untuk transit di negaranya. Keputusan ini membuat geram Venezuela dan mengancam akan menyerang Trinidad-Tobago.





