FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aktivis Said Didu memberi pernyataan menarik soal mantan dan pemimpin negara saat ini.
Ada tiga tokoh pemimpin dunia yang jadi perbandingan menurut Said Didu dari cara memimpinnya.
Ketiga pemimpin yang dimaksud ada Donald Trump, Joko Widodo dan Najib Razak.
Lewat cuitan di media sosial X pribadinya, Said Didu menyebut tiga pemimpin ini punya cara masing-masing untuk menguasai.
“Beda Trump, Jokowi dan Najib Razak,” tulis Said Didu dikutip Senin (5/1/2035).
Menurut mantan sekertaris BUMN ini, untuk Donald Trump, ia menyerang negara lain untuk dikuasai.
Berbeda jauh dengan Jokowi menurutnya, dimana mantan Presiden RI itu menyerang rakyatnya daam tanda kutip.
Dengan menggunakan cara menguasai oligarki atau asing untuk keberlanjutan dinastinya.
“Trump menyerang negara lain untuk dikuasai.
Jokowi ‘menyerang’ rakyatnya untuk Indonesia dikuasai Oligarki/Asing demi kekuasaan dinastinya,” jelasnya.
Kemudian Said Didu juga mengungkap ada perbedaan lain Jokowi dengan mantan PM Malaysia Najib Razak.
“Beda Jokowi dengan mantan PM Malaysia Najib Razak,” ungkapnya.
Perbedaan yang dimaksud bukan soal menguasai melainkan soal hukuman yang didapatkan dari keduanya.
Menurutnya Najib harus mendapatkan hukuman yang luar biasa sementara Jokowi disebutnya terus ditutupi kesalahannya.
“Najib Razak dihukum 165 tahun dan denda Rp 48 trilyun oleh rezim penggantinya karena tuduhan gratifikasi sktr Rp 45 trilyun,” paparnya.
“Jokowi ditutupi kesalahannya atau ‘dilindungi’ oleh rezim penggantinya.
Hidup Jokowi !!!!,” terangnya.
(Erfyansyah/fajar)




