China Pacu Produksi Baterai Penyimpanan, Harga Litium Terdongkrak

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA-  Harga litium yang anjlok selama tahun lalu bakal berakhir seiring permintaan tinggi dari China.

Dikutip dari Reuters, Senin (5/1/2026), pada tahun ini bakal terjadi lonjakan dalam teknologi penyimpanan baterai. Hal itu telah meningkatkan prospek permintaan litium pada 2026, mendorong harapan akan percepatan pemulihan.

Selama tahun lalu, harga litium terseok imbas kelebihan pasokan. Pasar litium telah bergulat dengan kelebihan pasokan sejak paruh kedua 2022, dengan permintaan yang gagal mengimbangi lonjakan pasokan akibat ledakan pasar baterai kendaraan listrik.

Namun, reformasi sektor energi China membantu mendorong permintaan litium yang lebih kuat dari perkiraan untuk baterai khusus  penyimpanan sistem tenaga listrik pada paruh kedua 2025.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Ledakan pembangunan pusat data di Tiongkok dan secara global juga telah mendorong pertumbuhan permintaan penyimpanan energi untuk litium. Jinyi Su, seorang analis yang berbasis di Wuxi dari perusahaan konsultan Fubao, menambahkan bahwa pertumbuhan pesat permintaan litium dari penyimpanan energi pada paruh kedua 2025 telah melampaui ekspektasi.

"Ke depannya, penyimpanan energi kemungkinan akan menjadi pengubah permainan untuk lithium, meningkatkan fundamentalnya, tetapi harga yang terlalu tinggi dapat merusak ekonomi penyimpanan energi, sehingga menekan harga," kata Su.

Sistem penyimpanan baterai telah muncul sebagai ekspor teknologi bersih paling menguntungkan di Tiongkok, dengan penjualan hampir US$66 miliar selama sepuluh bulan sepanjang 2025, diikuti oleh sekitar US$54 miliar dalam ekspor kendaraan listrik.

Morgan Stanley memperkirakan defisit sebesar 80.000 metrik ton setara lithium karbonat (LCE) pada 2026, sementara UBS memperkirakan defisit sebesar 22.000 ton, dibandingkan dengan surplus yang diperkirakan sebesar 61.000 ton pada 2025.

Tiga analis Tiongkok lainnya mengatakan mereka memperkirakan surplus pasar lithium yang lebih sempit tahun ini.

Permintaan litium global akan tumbuh sebesar 17% hingga 30% pada 2026, sementara pasokan diperkirakan akan meningkat sebesar 19% hingga 34%, menurut berbagai perkiraan dari empat analis.

Para analis memperkirakan kisaran harga 80.000-200.000 yuan ($11.432-$28.580) per ton pada tahun 2026, dibandingkan dengan 58.400-134.500 yuan pada tahun 2025.

Sebelumnya, harga litium terus turun pada paruh pertama 2025, mencapai titik terendah sebesar 58.400 yuan pada Juni, menekan margin dan harga saham bagi para penambang di seluruh dunia dan memaksa beberapa di antaranya untuk mengurangi produksi.

Namun, janji Beijing pada bulan Juli untuk menindak kelebihan kapasitas di beberapa sektor termasuk litium dan penghentian produksi pada bulan Agustus di tambang Jianxiawo milik raksasa baterai Tiongkok CATL (300750.SZ), yang menyumbang sekitar 3% dari pasokan global, memicu lonjakan harga global.

Harga lithium karbonat di Bursa Berjangka Guangzhou melonjak 130% dari titik terendah tahun ini ke level tertinggi sejak November 2023 di 134.500 yuan per ton pada 29 Desember. Harga spot yang dinilai oleh penyedia informasi Fastmarkets melonjak 108% selama periode yang sama.

Permintaan lithium untuk penyimpanan energi diperkirakan akan tumbuh sebesar 55% pada tahun 2026, setelah lonjakan 71% pada tahun 2025, menurut perhitungan Reuters berdasarkan data UBS.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Maduro Tunjuk Pengacara Julian Assange untuk Lawan Dakwaan AS
• 21 jam laluidntimes.com
thumb
Remaja Pandeglang Hilang Misterius di Malam Tahun Baru, Begini Kondisinya Usai Ditemukan Setelah 5 Hari Pencarian
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Ketua Komnas PA Beri Respons Tegas atas Permasalahan Penyanyi Farel Prayoga, Diduga Terima Ancaman dari Keluarga
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Dua Eks Petinggi PT PP Didakwa Korupsi Proyek Fiktif, Rugikan Negara Rp 46,8 M
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Ada Wabah ASF, Daging Babi Asal Spanyol Dilarang Masuk RI
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.