Natalius Pigai Pamer Berani Bentuk Kanwil di Tengah Efisiensi: Ini Prestasi

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai membanggakan Kementerian HAM yang berani membentuk kantor-kantor wilayah di tengah gencarnya efisiensi anggaran.

Menurut Pigai, pembentukan kantor wilayah merupakan sebuah prestasi karena Kementerian HAM merupakan kementerian yang baru dibentuk dan belum mempunyai kantor wilayah sebelumnya.

“Kementerian Hak Asasi Manusia dalam periode ini juga, ini prestasi-prestasi kita ini... Kami berani membentuk kantor wilayah di seluruh Indonesia! Enggak ada kementerian lain yang bentuk kantor wilayah baru. Kami dari baru, dari nol kita dirikan! Dari nol! Belum apa-apa,” kata Pigai di kantor Kementerian HAM, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Baca juga: Natalius Pigai: Kementerian HAM Tidak Kalah dengan Kementerian Lain

“Kalau imigrasi, ada kantor imigrasi. Kalau hukum, ada kantor wilayah hukum. Lapas, ada Lembaga Pemasyarakatan. Kementerian HAM ini tidak ada, kita bikin baru! Baru kita dirikan, bikin kantor wilayah pada saat efisiensi,” ujar dia melanjutkan.

Pigai menuturkan, saat pihak lain justru mematikan lampu dan menerapkan kebijakan work from anywhere serta work from home demi efisiensi, Kementerian HAM memilih langkah berbeda dengan mendirikan kantor wilayah.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Natalius Pigai, Menteri HAM Natalius Pigai, efisiensi anggaran, Kementerian HAM, kantor wilayah kementerian ham, kanwil kementerian ham&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNS8xNzE4Mzk5MS9uYXRhbGl1cy1waWdhaS1wYW1lci1iZXJhbmktYmVudHVrLWthbndpbC1kaS10ZW5nYWgtZWZpc2llbnNpLWluaS1wcmVzdGFzaQ==&q=Natalius Pigai Pamer Berani Bentuk Kanwil di Tengah Efisiensi: Ini Prestasi§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

“Jadi enggak ada, kita ini optimis, tidak pernah negatif, apa... pesimis. Pada saat anggaran kita baru Rp 5 juta atau Rp 8 juta di awal kita masuk, kita dirikan kantor wilayah,” kata dia.

Baca juga: Wamen HAM: Kami Baru 15 Bulan Sebagai Kementerian, tetapi Capaiannya Luar Biasa

Pigai lalu menyinggung banyak pihak yang mempertanyakan penataan pegawai Kementerian HAM ketika kementerian itu baru dibentuk. 

Namun, seluruh pejabat eselon I hingga IV telah menduduki jabatannya secara definitif pada Januari 2025.

Ia juga menyebutkan bahwa seluruh hak pegawai, termasuk gaji dan tunjangan hari raya (THR), telah dipenuhi.

Bahkan, ia mengeklaim, THR dibayarkan langsung dari anggaran Kementerian HAM tanpa bergantung pada Kementerian Keuangan.

Baca juga: Wamen HAM Sebut Indonesia Akan Ditetapkan Sebagai Presiden Dewan HAM PBB

“Jadi kita, sebenarnya prestasi yang kita capai di kita ini lebih unggul, unggul, unggul terus. Tapi survei bilang buruk, buruk, buruknya dia itu. Ya biasalah, abal-abal. Padahal kita nomor satu terus nih,” ucap Pigai.

Selain itu, Pigai juga memamerkan anggaran Kementerian HAM yang meroket dari Rp 5 miliar saat berdiri menjadi hampir Rp 400 miliar pada 2025.

Ia menyebutkan, kenaikan tersebut jauh melampaui sejumlah kementerian lain yang anggarannya berada di kisaran Rp 100 miliar hingga Rp 200 miliar.

Baca juga: Mugiyanto Akui SDM Berlatar Belakang HAM di Kementeriannya Masih Minoritas

Pigai pun mengeklaim, Kementerian HAM menjadi satu-satunya kementerian yang membuka formasi penerimaan pegawai baru dalam Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ya kalau kita mau ingin prestasi-prestasi kita satu per satu kita kupas, mungkin sampai besok juga masih belum bisa selesai. Oleh karena itulah maka dari sisi tata kelola manajemen, ya kita termasuk yang unggul,” ujar dia.

Pigai juga mengomentari banyaknya pemberitaan mengenai Kementerian HAM selama satu tahun terakhir yang menurutnya wajar.

Baca juga: Kementerian HAM Buka 500 Formasi PPPK 2025 untuk Lulusan D3–S1, Cek Jadwalnya

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Menurut dia, pemberitaan tersebut bukan opini, melainkan hasil reportase atas kerja kementeriannya

“Makanya ya tidak heran kalau Kementerian HAM ini sangat terkenal di seluruh Indonesia! Terkenal bukan karena bikin kasus. Ngasus. Enggak ada ngasus kami di sini. Semua terkenal karena kerja! Karena kami kerja sungguh-sungguh! Pagi, siang, sore, dan malam. Sampai ada yang tidur di kantor,” kata Pigai menegaskan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Insanul Fahmi Buka Suara soal Tekanan Mental Usai Kasus yang menyeret nama Wardatina Mawa dan Inara Rusli
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Kalender Pendidikan 2026 Semester Genap Lengkap Jadwal Ujian dan Tanggal Merah
• 2 jam laludisway.id
thumb
Soroti Kasus Dana Nasabah Hilang, DPR Minta OJK Perketat Pengawasan Aset Kripto
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Komisi IV DPR Apresiasi Bantuan Pemerintah bagi Peternak Terdampak Bencana di Sumatera
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Atasi Banjir Secara Terpadu, Pemkab Sidoarjo Matangkan Masterplan Penataan Kota
• 16 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.