TABLOIDBINTANG.COM - Manchester United kembali membuat keputusan besar yang mengguncang jagat sepak bola Eropa.
Ruben Amorim resmi dipecat dari kursi manajer Setan Merah, hanya 15 bulan setelah kedatangannya ke Old Trafford.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano dengan pernyataan tegas, “Ruben Amorim resmi dipecat Manchester United.”
Keputusan tersebut diambil manajemen klub pada pagi hari waktu setempat dan berlaku seketika, menyusul situasi internal yang memanas usai Amorim melontarkan pernyataan keras dalam sesi tertutup sehari sebelumnya.
Tulisan besar “SACKED” pada visual unggahan tersebut seolah menegaskan akhir yang pahit dari era singkat pelatih asal Portugal itu.
Datang dengan Reputasi Tinggi
Ruben Amorim didatangkan Manchester United dengan ekspektasi besar. Mantan pelatih Sporting CP itu dikenal sebagai arsitek kebangkitan Sporting, dengan gaya bermain progresif, formasi khas tiga bek, serta kemampuan mengembangkan pemain muda.
United melihat Amorim sebagai sosok visioner yang mampu membangun ulang proyek jangka panjang pasca era ketidakstabilan.
Penunjukannya sempat disambut antusias oleh fans. Amorim dianggap sebagai simbol era baru, pelatih muda berkarisma yang mampu membawa identitas permainan jelas ke Old Trafford.
Di awal masa kepelatihannya, Amorim sempat memperlihatkan tanda-tanda positif.
Manchester United tampil lebih terstruktur, pressing lebih rapi, dan beberapa pemain muda mendapat kepercayaan. Namun seiring waktu, hasil di lapangan tak kunjung konsisten.
United kerap kehilangan poin krusial, tersingkir lebih cepat dari target di kompetisi domestik, dan performa di laga besar justru menurun.
Skema tiga bek yang menjadi ciri khas Amorim dinilai belum sepenuhnya cocok dengan komposisi skuad yang ada.
Akhir Cepat Sebuah Proyek
Selain performa, sumber masalah lain datang dari hubungan internal.
Beberapa laporan menyebut adanya ketegangan antara Amorim dan sejumlah pemain senior, termasuk perbedaan pandangan soal disiplin dan pendekatan taktik.
Pihak klub mungkin menilai kondisi tersebut berpotensi merusak stabilitas ruang ganti, sehingga keputusan tegas pun diambil.
Pemecatan Ruben Amorim menambah daftar panjang manajer yang gagal bertahan lama di Manchester United dalam beberapa tahun terakhir.
Proyek yang semula digadang-gadang sebagai pembangunan jangka panjang, justru berakhir singkat dan penuh kontroversi.
Kini Manchester United kembali memasuki fase transisi. Manajemen dikabarkan akan menunjuk pelatih interim sembari mencari sosok baru yang dianggap paling tepat membawa klub kembali ke jalur juara.



