KURSI panas pelatih Manchester United kembali kosong setelah pemecatan Ruben Amorim, Senin (5/1). Situasi ini memaksa manajemen kembali menunjuk sosok *Caretaker* atau pelatih sementara untuk menakhoda tim hingga akhir musim yang jatuh kepada manajer Manchester United U-18, Darren Fletcher.
Uniknya, sejarah modern Setan Merah mencatat fenomena menarik: pelatih interim justru kerap memberikan performa yang lebih "gacor" dan stabil dibandingkan pelatih permanen di awal masa jabatannya. Berikut adalah deretan pelatih sementara yang sukses menjadi juru selamat di saat krisis.
1. Ole Gunnar Solskjaer (Des 2018 – Mar 2019)Ini adalah kisah *caretaker* paling sukses dalam sejarah klub. Ditunjuk menggantikan Jose Mourinho yang meninggalkan atmosfer "toksik", Solskjaer langsung menyulap tim menjadi mesin kemenangan.
- Rekor Awal: Memenangkan 8 pertandingan pertamanya secara beruntun (Rekor klub).
- Momen Ikonik: Comeback dramatis melawan PSG di Liga Champions (Malam di Paris).
- Statistik Interim: 14 Menang dari 19 laga.
- Dampak: Mengembalikan senyum Paul Pogba dan Marcus Rashford, hingga akhirnya dihadiahi kontrak permanen.
Sebelum era Ruben Amorim dimulai, fans MU sempat dibuat jatuh cinta oleh periode singkat Ruud van Nistelrooy. Menggantikan Erik ten Hag, Ruudtje membawa aura positif yang instan.
- Rekor: Tak terkalahkan dalam 4 pertandingan (3 Menang, 1 Seri).
- Produktivitas: Mencetak 11 gol hanya dalam 4 laga (rata-rata hampir 3 gol per laga).
- Warisan: Ia pergi dengan kepala tegak saat Amorim datang, meninggalkan standar tinggi bagaimana seharusnya penyerang United bermain.
Masa bakti yang sangat singkat (hanya 3 laga) setelah pemecatan Solskjaer, namun Carrick menghadapi jadwal "neraka" dengan hasil yang mengejutkan.
- Lawan Berat: Villarreal (UCL), Chelsea (Away), Arsenal (Home).
- Hasil: 2 Menang, 1 Seri. Lolos ke fase gugur Liga Champions dan menahan imbang Chelsea di Stamford Bridge.
- Keputusan Berani: Berani mencadangkan Cristiano Ronaldo demi taktik pressing, sebuah keputusan yang terbukti efektif saat itu.
Sosok pertama yang mengambil peran ini pasca-David Moyes. Meski hanya memimpin 4 laga, Giggs berjasa memberikan debut kepada talenta muda dan mengembalikan kepercayaan diri Old Trafford.
- Statistik: 2 Menang, 1 Seri, 1 Kalah.
- Warisan: Memberikan debut kepada James Wilson (yang langsung mencetak dua gol) dan Tom Lawrence.
Pola kesuksesan para interim di atas memiliki satu benang merah: Mereka mengenal DNA klub. Solskjaer, Carrick, Giggs, dan Van Nistelrooy adalah mantan pemain yang paham betul beban mengenakan jersey merah.
Kini, dengan kepergian Amorim, nama-nama seperti Darren Fletcher (yang sedang bersinar di U-18) atau kembalinya salah satu legenda di atas digadang-gadang bisa menjadi solusi jangka pendek terbaik untuk menyelamatkan musim 2025/2026.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464915/original/006526900_1767753997-IMG-20260106-WA0011.jpg)