TABLOIDBINTANG.COM - Dengan mata berkaca-kaca, Mansyur S. mengenang momen terakhir bersama istri tercintanya, Rosyida binti Ismail, yang berpulang pada Senin (5/1). Di balik kepergian tersebut, tersimpan sebuah rutinitas sederhana namun penuh makna yang menjadi salam perpisahan mereka.
Pagi itu, Mansyur S menjalani aktivitas olahraga seperti biasa. Seperti hari-hari sebelumnya, ia tak pernah melewatkan kebiasaan menunjukkan kasih sayang kepada sang istri yang tengah beristirahat. Sebelum dan sesudah berolahraga, Mansyur selalu mencium kening istrinya. Ia tak menyangka, kecupan pagi itu menjadi yang terakhir.
Peristiwa memilukan itu terjadi begitu cepat. Saat Mansyur tengah berolahraga, ia melihat ada yang tidak beres ketika istrinya mencoba makan, namun tampak kesulitan. Naluri seorang suami membuatnya segera menghampiri dan berusaha membantu.
"Tadi begitu saya habis cium kening kedua, saya jalan lagi menjelang hampir 40, 35 menit saya olahraga, keponakan saya kasih makan itu. Ternyata yang terakhir ini hampir enggak bisa masuk. Nggak bisa masuk, langsung saya samper (hampiri), saya ambil air, saya kasih dia," kenang Mansyur S sambil terisak di rumah duka, Senin (5/1).
Kondisi Rosyida kian melemah. Mansyur S setia berada di sisinya, memegang kepala sang istri dan kembali mengecup keningnya untuk terakhir kali. Tak lama setelah itu, Rosyida mengembuskan napas terakhir.
"Ternyata begitu di kepala ini, saya sempat juga (cium) keningnya, langsung dia, dia usai. Itulah tangisan saya terakhir tadi, merasakan karena saya sangat sayang sama dia, karena saking baik sekali. Tapi apa pun, mungkin Allah lebih cinta sama dia," ungkapnya penuh kesedihan.
Dengan suara bergetar, Mansyur S juga mengenang sosok istrinya yang selama puluhan tahun menjadi pendamping setia. Baginya, Rosyida adalah perempuan luar biasa yang memberikan cinta, perhatian, dan pengorbanan tanpa batas untuk keluarga.
"Dia orang baik, orang yang perhatian, orang yang banyak bersedekah. Itulah yang saya katakan bahwa saya dapat segala-galanya dari seorang istri yang sekarang meninggalkan saya selama-lamanya," kata Mansyur S lagi.




