FAJAR, MAKASSAR — PSM Makassar berpotensi mendapat tambahan amunisi penting di lini belakang pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Nama bek asal Spanyol, Alberto Rodriguez, mencuat sebagai opsi ideal yang selaras dengan kebutuhan taktik pelatih Tomas Trucha.
Alberto membuka peluang kembali ke Indonesia menyusul situasi kompetisi di India yang belum menemui kejelasan. Bek tengah berusia 32 tahun itu dikabarkan akan meninggalkan Mohun Bagan dengan status pinjaman, seiring belum bergulirnya liga domestik di negara tersebut.
Situasi ini langsung menarik perhatian klub-klub Super League, termasuk PSM Makassar yang tengah mencari bek tengah berpostur jangkung, dominan duel udara, dan berpengalaman—karakter yang sangat ditekankan Tomas Trucha dalam membangun ulang struktur pertahanan Juku Eja.
Nama Alberto Rodriguez bukan sosok asing di sepak bola Indonesia. Bersama Persib Bandung pada Liga 1 2023/2024, ia tampil konsisten dan menjadi bagian krusial dari skuad juara. Bek setinggi 1,91 meter itu mencatat 33 penampilan, dikenal kuat dalam duel satu lawan satu, unggul di bola mati, dan tenang dalam distribusi bola dari belakang.
Setelah meraih gelar juara Liga 1, Alberto hijrah ke India memperkuat Mohun Bagan sejak 2024. Di sana, performanya tetap solid. Ia telah tampil dalam 22 pertandingan dan bahkan menyumbang lima gol, catatan impresif untuk seorang bek tengah.
Kontribusinya ikut mengantar Mohun Bagan meraih sejumlah gelar, mulai dari India Super League Shield 2024–2025, India Super League Cup 2024–2025, hingga IFA Shield 2025. Mereka juga finis sebagai runner-up Durand Cup 2024.
Namun krisis kompetisi yang melanda Liga India membuat banyak pemain asing mencari jalur peminjaman demi menjaga kebugaran dan ritme bertanding. Alberto menjadi salah satu nama yang paling realistis untuk kembali ke Asia Tenggara, khususnya Indonesia, tempat ia sudah terbukti mampu beradaptasi.
Bagi PSM Makassar, sosok Alberto dinilai sangat cocok dengan kebutuhan Tomas Trucha. Pelatih asal Ceko itu menginginkan bek tengah yang tidak hanya kuat bertahan, tetapi juga mampu mengorganisir garis belakang, memenangkan duel udara, dan efektif mengantisipasi situasi bola mati—area yang kerap menjadi pekerjaan rumah PSM musim ini.
Lahir di Las Palmas, Spanyol, 31 Desember 1992, Alberto saat ini memiliki nilai pasar sekitar Rp 3,91 miliar. Dengan status yang memungkinkan dipinjamkan serta pengalaman juara di Liga 1, ia berpotensi menjadi solusi instan bagi klub yang membutuhkan stabilitas pertahanan.
Hingga kini, belum ada kepastian klub tujuan Alberto Rodriguez. Namun jika PSM Makassar bergerak cepat, peluang membawa pulang bek Spanyol itu ke Super League terbuka lebar—sekaligus memberi Tomas Trucha kepingan penting untuk memperkuat fondasi tim di paruh kedua musim.


