Menkeu Purbaya Sebut Pasar Saham Respons Positif Isu AS dan Venezuela

katadata.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan atau Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai eskalasi politik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela belum memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, khususnya pasar saham. Menurut dia, reaksi pasar setelah peristiwa serangan AS ke Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro, justru menunjukkan sentimen yang positif.

"Kalau dilihat, pasar saham justru naik. Jadi justru sedikit positif. Agak aneh sebenarnya, tetapi itu yang dilihat pasar," kata Purbaya ditemui sebelum melakukan rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/1).

Dari sisi ekonomi makro, Purbaya menyebut potensi dampak eskalasi AS dan Venezuela terhadap Indonesia relatif terbatas. Menurut dia, Venezuela sudah lama tidak terlalu aktif di pasar minyak dunia, karena kapasitas produksi terbatas.

Terhadap nilai tukar, menurut dia, dampak eskalasi politik AS dan Venzuela belum memberikan tren yang negatif. "Seharusnya positif," kata Purbaya tanpa memerinci alasannya.

Stabilitas Ekonomi Domestik Tahan Dampak Konflik AS – Venezuela ke IHSG

Peneliti Pasar Modal Indonesia Reydi Octa mengatakan stabilitas makroekonomi domestik menopang kinerja Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di tengah adanya konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela.

"Penguatan IHSG hari ini lebih didorong sentimen domestik dan regional, bukan konflik AS dan Venezuela," ujar Reydi dikutip dari Antara, Senin (5/1).

Menurut dia, pelaku pasar melihat konflik AS dan Venzuela belum berdampak sistemik terhadap pasar keuangan global, sehingga tidak memicu aksi jual yang signifikan.

Dari dalam negeri, ia mengatakan IHSG ditopang oleh stabilitas makroekonomi, optimisme awal tahun, serta rotasi ke saham-saham sektor komoditas energi dan emas yang diuntungkan oleh ketidakpastian global.

IHSG ditutup menguat ke level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Senin (5/1) seiring data perekonomian domestik yang tercatat stabil. Indeks menguat 111,06 atau 1,27% ke posisi 8.859,19.

Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,77 poin atau 0,91% ke posisi 859,77.

“Penguatan IHSG sejalan dengan bursa regional Asia dan juga dukungan katalis positif rilis data ekonomi dalam negeri, ketika posisi neraca perdagangan Indonesia pada November 2025 mencatatkan surplus dan inflasi terjaga,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam riset di Jakarta, Senin (5/1).

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik atau BPS menyebutkan surplus neraca perdagangan US$ 2,66 miliar. inflasi Desember 2025 tercatat 0,64% secara bulanan atau month-to-month (mtm) dan 2,92% secara tahunan alias year-on-year (yoy).

Laju inflasi Indonesia sepanjang 2025 diperkirakan tetap terjaga dalam kisaran target Bank Indonesia (BI) 1,5% - 3,5%.

Dari mancanegara, pelaku pasar tampaknya mengabaikan kekhawatiran geopolitik menyusul serangan AS terhadap Venezuela.

Pelaku pasar cenderung mengalihkan fokus perhatian terhadap rilis survei swasta yang menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di Cina tetap ekspansif selama tujuh bulan berturut-turut. Indeks aktivitas bisnis di Tiongkok turun sedikit dari 52,1 pada November menjadi 52 per Desember 2025.

Data itu menunjukkan dukungan oleh aktivitas jasa yang lebih kuat dan peningkatan kembali produksi pabrik. Presiden Cina Xi Jinping mengisyaratkan kebijakan makroekonomi yang lebih proaktif pada 2026 untuk mempertahankan momentum setelah pertumbuhan sekitar 5% pada 2025.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi dan logistik yang naik sebesar 2,21%, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor energi yang naik masing-masing sebesar 2,08% dan 1,76%. Sektor yang melemah yaitu sektor teknologi, turun 0,5%.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Sempat Tegur Menteri di Retret, Istana: Untuk Melecut Semangat
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
4 Rekomendasi Drakor Komedi Seru yang Tayang di Netflix
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Suami Boiyen Dipolisikan Terkait Dugaan Penipuan dan Penggelapan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Mentan Amran Ungkap Copot 192 Pejabat dan Tetapkan 76 Tersangka demi Swasembada Pangan
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Doa Nabi untuk Saad bin Ubadah
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.