KOMPAS.TV – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu fokusnya adalah pengembangan Desa Wisata Burong Mandi, Belitung Timur, yang kini berkembang sebagai destinasi wisata berbasis komunitas (community-based tourism).
Program ini menekankan penguatan kapasitas pelaku wisata, pengembangan atraksi, serta penyediaan fasilitas pendukung yang ramah lingkungan. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memberikan pelatihan pengelolaan destinasi, pendampingan digitalisasi promosi, serta fasilitas wisata yang meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Pastikan Stok BBM, LPG dan Avtur Aman Selama Nataru 2025–2026
Sebagai bagian dari konservasi pesisir, pada tahun 2025 dilakukan penanaman 30 pohon ketapang laut untuk menahan abrasi. Desa wisata juga memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui pemasangan lima panel surya yang digunakan sebagai penerangan di area pantai.
Dampak program mulai terlihat nyata. Dalam satu tahun, pendapatan masyarakat meningkat 15–30%. Kelompok Sadar Wisata Burong Mandi (Pokdarwis) turut menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar Rp58 juta, didorong oleh meningkatnya minat wisata, khususnya pada atraksi paddle board yang menjadi daya tarik di Desa Burong Mandi.
Ketua Pokdarwis, Herkoles, yang dikenal sebagai local hero penggerak wisata paddle board, menyampaikan apresiasinya.
“Dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel sangat berarti bagi kami. Pelatihan dan fasilitas baru membuat kami semakin siap dan percaya diri mengelola Burong Mandi sebagai destinasi unggulan,” ujar Herkoles.
Popularitas Burong Mandi semakin menguat setelah pada tahun 2025 desa ini meraih medali emas dalam Open Tournament Canoe Kayak & SUP Paddle Board – Piala Panglima TNI HUT ke-80, membuktikan kualitas atraksi wisata air yang dimiliki.
Baca Juga: HUT ke-68, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Berbagi Santunan untuk Anak Panti di Bengkulu Utara
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan harapan perusahaan terhadap keberlanjutan program ini.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel ingin memastikan masyarakat merasakan dampak ekonomi yang nyata dari potensi wisatanya. Burong Mandi memiliki kekuatan alam dan komunitas yang hebat, dan kami berkomitmen mendukungnya agar terus tumbuh dan memberi manfaat bagi banyak keluarga,” jelas Rusminto.
Pengembangan Desa Wisata Burong Mandi sejalan dengan kontribusi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan SDG 8 (Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan Layak). Kolaborasi lintas pihak ini diharapkan menjadi model desa wisata yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara konsisten.
Penulis : Adv-Team
Sumber : Kompas TV
- Pertamina Patra Niaga
- Sumbagsel
- TJSL
- Belitung Timur
- Desa Wisata




