Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, tiba di Manhattan, New York, AS, menggunakan helikopter pada Senin (5/1) waktu setempat.
Militer dan petugas Badan Anti-Narkoba Amerika Serikat (DEA) mengawal ketat Maduro dan Cilia saat turun dari helikopter menuju kendaraan lapis baja. Keduanya kemudian dibawa menuju Gedung Pengadilan Daniel Patrick Manhattan.
Maduro didakwa memberikan dukungan perdagangan narkoba besar, termasuk Kartel Sinaloa dan geng Tren de Aragua. Jaksa menuduh Maduro mengatur jalur penyelundupan kokain, menggunakan militer untuk melindungi pengiriman narkoba, melindungi kelompok bersenjata, serta memanfaatkan fasilitas kepresidenan untuk distribusi narkotika.
Dakwaan itu pun diperbarui pada Sabtu (3/1) untuk memasukkan istrinya, Cilia Flores, yang dituduh ikut memerintahkan penculikan dan pembunuhan.



