Jakarta: Melihat perkembangan terakhir yang terjadi di Venezuela saat ini, Pemerintah Indonesia lakukan komunikasi dengan 37 warga negara Indonesia (WNI) di negara tersebut.
"Berdasarkan pantauan langsung KBRI Caracas, per tanggal 5 Januari 2026, KBRI Caracas memastikan bahwa saat ini seluruh 37 WNI di Venezuela dalam keadaan aman dan dapat tetap terus berkomunikasi dengan KBRI," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, dalam keterangannya.
"Masih terdapat gangguan jaringan komunikasi oleh provider nasional di wilayah Karakas dan pemadaman listrik di salah satu wilayah di Caracas," imbuhnya.
Sementara itu, Pemerintah Indonesia terus mencermati dengan seksama perkembangan yang terjadi di Venezuela.
Terkait perkembangan ini, Indonesia menyerukan secara tegas kepada semua pihak untuk mematuhi hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip yang tertuang dalam piagam PBB dan hukum humanitar internasional, khususnya perlindungan terhadap warga sipil yang keselamatan dan kondisinya harus tetap menjadi prioritas utama.
Setiap tindakan yang melibatkan pembunaan atau ancaman kekuatan, berisiko menciptakan presiden berbahaya dalam hubungan internasional, menggerus prinsip kedaulatan dan diplomasi, serta dapat mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan serta global.
Indonesia juga meminta semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog, serta menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka.
"Secara umum, KBRI Caracas melaporkan situasi keamanan dan aktivitas sosial di Karakas mulai kondusif dan menunjukkan peningkatan," kata Yvonne.
"Pasar swalayan telah beroperasi kembali dan tidak terlihat adanya fenomena panic buying di tengah warga. Stasiun pengisian bahan bakar juga telah dibuka dan mobilitas kendaraan di jalan-jalan utama mulai terlihat normal," kata Yvonne.
Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Karakas telah memiliki contingency plan terkait situasi keamanan di Venezuela yang akan diberlakukan sekiranya dibutuhkan sesuai dengan perkembangan situasi terkini serta mengimbau WNI untuk terus siaga.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427830/original/059450900_1764425390-sumatra.jpg)

