Penulis: Agus Topo
TVRINews, Bengkulu
Kejaksaan Negeri Bengkulu melaporkan capaian kinerja sepanjang Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum, pelayanan hukum, dan pengelolaan keuangan negara. Hasil ini merupakan kerja profesional, sinergis, dan berintegritas seluruh jajaran kejaksaan.
Di bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Kejaksaan Negeri Bengkulu menangani perkara tindak pidana korupsi dari penyelidikan hingga eksekusi, mencakup sektor strategis seperti perbankan, pengelolaan keuangan daerah, proyek pembangunan, pengelolaan aset pemerintah, pertambangan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Beberapa perkara besar masih dalam proses persidangan atau pelimpahan ke pengadilan.
Sepanjang 2025, bidang Pidsus berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 1.348.977.443,73.
Di bidang Tindak Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Bengkulu menangani 754 perkara, dengan 517 perkara berada pada tahap penuntutan dan 454 perkara telah dieksekusi. Pendekatan keadilan restoratif juga diterapkan, dengan 8 perkara menjalani Restorative Justice dan 1 perkara anak melalui diversi sesuai peraturan perundang-undangan.
Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) menjalin 11 Memorandum of Understanding (MoU) dengan instansi pemerintah, BUMN, dan BUMD. Jaksa Pengacara Negara aktif memberikan bantuan hukum litigasi dan non-litigasi, pendapat hukum, pelayanan hukum kepada masyarakat, serta pendampingan hukum. Bidang Datun berhasil menyelamatkan keuangan negara Rp 1.413.711.909 dan memulihkan Rp 794.675.692.
Di bidang Intelijen, kegiatan deteksi dini, pencegahan, dan pengamanan penegakan hukum berjalan optimal dengan penyerapan anggaran 100% dari pagu Rp 219.384.000.
Bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PAPBB) melaksanakan pengembalian, pemusnahan, dan pelelangan barang rampasan secara profesional dan transparan. Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari bidang ini mencapai Rp 3.370.306.444.
Bidang Pembinaan mengelola anggaran sebesar Rp 17.820.873.000 dengan realisasi Rp 17.594.602.388 atau 98,73%, menunjukkan pengelolaan anggaran yang efektif dan akuntabel.
Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu, Yeni Puspita, menegaskan seluruh capaian kinerja Tahun 2025 merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh jajaran dalam menegakkan hukum secara profesional, berintegritas, dan berkeadilan.
"Kejaksaan Negeri Bengkulu akan terus meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi, serta menjaga kepercayaan publik guna mendukung terwujudnya penegakan hukum yang bersih, transparan, dan berwibawa," tegas Yeni Puspita, Senin, 5 Januari 2026.
Editor: Redaktur TVRINews


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466073/original/019268500_1767798454-psms.jpg)

