REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU, – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar di Sulawesi Barat mengandalkan portal desa dan kelurahan sebagai alat promosi potensi lokal di pasar digital. Langkah ini diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfo SP) Polewali Mandar, Aco Musaddad HM, pada Senin.
Transformasi digital membuat pemerintah daerah perlu mengoptimalkan teknologi dan data untuk menggali pendapatan daerah secara efektif. Aco Musaddad menekankan pentingnya riset dan pemetaan potensi pendapatan asli daerah (PAD) di seluruh wilayah untuk mendukung strategi peningkatan pendapatan yang tepat sasaran.
Portal desa dan kelurahan bukan hanya media informasi administratif, tetapi juga berfungsi sebagai jendela digital untuk promosi keunggulan daerah. Melalui platform ini, pariwisata, kerajinan, dan hasil alam dapat dipromosikan kepada investor dan wisatawan dari luar daerah, serta memfasilitasi pelaku ekonomi desa dalam memasarkan produk unggulannya secara lebih luas.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menyambut positif komitmen ini. Ia berharap sinkronisasi data riset dengan portal desa dapat menciptakan ekosistem peningkatan PAD yang berkelanjutan, serta menjadi titik balik bagi pemanfaatan aset digital untuk kesejahteraan masyarakat dan penguatan struktur pendapatan daerah.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.



