jpnn.com, KENDARI - Kendari– Terminal Petikemas Kendari (TPK Kendari) memastikan kegiatan operasional di dalam terminal tetap berjalan normal, meskipun terdapat aksi mogok dari sebagian sopir truk di area menuju TPK Kendari.
Aktivitas bongkar muat kapal, pelayanan petikemas, serta kegiatan operasional di dalam area terminal hingga saat ini tetap berlangsung sesuai rencana dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran layanan kepada pengguna jasa.
BACA JUGA: Pelindo Petikemas Serahkan Pengelolaan TPK Berlian Kepada Terminal Teluk Lamong
Terkait kondisi akses jalan, TPK melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Kendari.
Kedua pihak menegaskan komitmen bersama untuk percepatan peningkatan dan perbaikan akses jalan menuju TPK Kendari.
BACA JUGA: Pelindo Terminal Petikemas Gratiskan Biaya Layanan Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra
Sebagai tindak lanjut, sejak kemarin TPK Kendari telah melakukan perbaikan sementara akses jalan dengan penimbunan material pasir dan batu (sirtu).
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan risiko kecelakaan lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, sembari menunggu pelaksanaan perbaikan lanjutan secara menyeluruh oleh Pemerintah Kota Kendari.
BACA JUGA: Pelindo Petikemas Optimistis Target 12,95 Juta TEUs di 2025 Bisa Tercapai
Terminal Head TPK Kendari, Herryanto, menyampaikan seluruh kegiatan operasional di dalam terminal tetap berjalan sesuai prosedur.
“Kegiatan demonstasi tidak menganggu aktivitas di terminal. Kami pastikan operasional bongkar muat dan pelayanan petikemas di dalam Terminal Petikemas Kendari tetap berjalan normal,” ujar Herryanto.
Saat ini TPK Kendari melayani kegiatan bongkar muat Kapal Meratus Larantuka, sedangkan KM SPIL Rahayu menyelesaikan pelayanan dan lepas tambat pada pukul 09.34.
Selanjutnya, terminal dijadwalkan menerima kedatangan KM Kabonga Baru, KM Huanghe Mas, dan KM Tanto Kawan.
Ketua ALFI/ILFA Provinsi Sulawesi Tenggara Abd. Rahim Nabok menyampaikan apresiasi kepada TPK Kendari atas langkah cepat dalam mendukung penanganan sementara berupa penimbunan pada titik-titik jalan berlubang di akses masuk menuju TPK Kendari.
Dia berharap Pemerintah Kota Kendari dapat segera menyelesaikan permasalahan akses jalan ini, paling lambat pada Selasa, 6 Januari 2026, guna menjaga kelancaran arus logistik dan keselamatan pengguna jalan.
"Kami mengapresiasi langkah cepat TPK Kendari dalam mendukung penanganan sementara melalui penimbunan pada titik-titik jalan berlubang di akses masuk menuju TPK Kendari. Kami berharap sinergi antar TPK Kendari dan Pemerintah Kota Kendari dapat segera menyelesaikan permasalahan akses jalan ini," imbuh Rahim. (jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Dukung Program Mageri Segoro, Pelindo Terminal Petikemas Tanam 50 Bibit Mangrove
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com



