IHSG Berpotensi Tembus Level 8.900, Pantau Saham BUVA-PGAS

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi bergerak menguat dalam rentang 8.778-8.900.

IHSG Berpotensi Tembus Level 8.900, Pantau Saham BUVA-PGAS. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi bergerak menguat dalam rentang 8.778-8.900.

"Pola bullish flag IHSG telah terkonfirmasi pada perdagangan akhir pekan lalu," ujar Praktisi Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto dalam risetnya, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga:
January Effect Warnai IHSG di Awal 2026, Ditopang Saham Kapal dan Energi

Seperti diketahui, IHSG ditutup menguat sebesar 111,06 poin atau 1,27 persen menuju 8.859,19 pada perdagangan Senin 5 Januari 2026.

Menurut William, membentuk all time high (ATH) baru, IHSG tidak punya beban sama sekali. Namun, dengan mengetahui kebiasaan IHSG yang cenderung bergerak mixed setelah satu level ATH, maka hal yang sama berpotensi terjadi pada pekan ini.

Baca Juga:
Cetak Rekor Baru, IHSG Jeda Siang Naik ke 8.804

"Terus menerus membentuk all time high baru, IHSG tidak lagi memiliki resistance," katanya.

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal untuk perdagangan hari ini, Selasa 6 Januari 2026:

Baca Juga:
Cetak ATH Awal Tahun, IHSG Ditutup ke 8.859

- BUVA, buy, estimasi target Rp1.640.
- TINS, buy, estimasi target Rp3.550.
- SMDR, buy, estimasi target Rp470.
- PGAS, buy, estimasi target Rp2.000.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Link Download Logo Harlah 1 Abad NU 2026 dan Temanya
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Singgung Reformasi, Menteri HAM Natalius Pigai: Suatu saat KPK Tidak Boleh ada Lagi di Indonesia
• 14 jam laludisway.id
thumb
Video: Trump Panggil Para Bos Raksasa Minyak
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Belajar dari Venezuela, RI Harus Waspadai Intervensi Asing Lewat Orang Terdekat Lingkaran Kekuasaan
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Greenland Jadi Sorotan Amerika, Utusan Rusia Peringatkan Kanada Bisa Jadi Target Selanjutnya
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.