Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1) malam.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga hadir. Mereka adalah Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menko PMK Pratikno, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Imipas Agus Adrianto, Mensos Saifullah Yusuf, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala BRIN Arif Satria, Kepala BGN Dadan Hindayana, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Menbud Fadli Zon, Menteri LH Hanif Faisol, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Panglima Jenderal Tandyo Budi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan hingga Menteri HAM Natalius Pigai.
Wamenkeu Thomas Dijwandono, Wamen P2MI Christina Aryani, Wamen PPPA Veronica Tan, Gubernur Jakarta Pramono Anung hingga Dirut Pertamina Simon Aloysius juga hadir.
Ada sejumlah hal yang disampaikan Prabowo dalam pidatonya. Berikut rangkumannya.
Bersyukur Indonesia DamaiPrabowo bersyukur Indonesia masih dalam kondisi damai. Terlebih, situasi geopolitik dunia memanas dan banyak perang di mana-mana.
Prabowo menuturkan, sebagai bangsa majemuk, multi etnis, ras, agama dan budaya, Indonesia adalah bangsa yang sangat besar.
"Pada kesempatan ini, saya ingin sampaikan sesungguhnya di tengah dunia, ketidakpastian penuh gejolak perang di mana-mana, kita harusnya bersyukur bahwa bangsa kita sampai hari ini mengalami keadaan damai," kata Prabowo dalam Perayaan Natal 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1).
"Kita mengerti negara sebesar ini pasti ada perselisihan paham, ada konflik, ada perseteruan, ada persaingan," tambah dia.
Prabowo menyebut, secara umum bangsa-bangsa lain mulai melihat Bangsa Indonesia hidup saling menghormati dan saling mencintai.
Singgung Survei Harvard-GallupPrabowo menyinggung hasil survei Harvard University dan Gallup Poll yang menyebut Indonesia sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan rakyat tertinggi di dunia.
“Baru saja keluar sebuah survei dunia yang dilakukan bersama oleh Harvard University dan Gallup di mana hampir 200 negara, negara yang rakyatnya setelah ditanya, menjawab bahwa rakyat tersebut mengalami bahagia negara yang paling nomor satu di dunia sekarang rakyatnya mengatakan dia bahagia adalah bangsa Indonesia,” kata Prabowo.
Prabowo mengaku terharu dengan hasil survei global yang melibatkan hampir 200 negara tersebut. Menurutnya, temuan itu memiliki makna mendalam, mengingat kondisi sebagian besar masyarakat Indonesia yang masih hidup sederhana dan belum sepenuhnya sejahtera.
Prabowo mengatakan, hasil survei tersebut menjadi pendorong baginya bersama jajaran pemerintah untuk terus bekerja keras menjalankan amanah rakyat.
Cerita Masuk Pemerintahan JokowiEks Danjen Kopassus itu juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan bergabung dalam pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo selama lima tahun.
"Saya bersyukur saya mendapatkan kesempatan saya diajak bergabung dalam pemerintah Presiden Joko Widodo selama 5 tahun, selama 5 tahun saya masuk ke dalam kekuasaan eksekutif. Jadi bagi saya 5 tahun itu adalah semacam masa magang, masa pembelajaran," kata Prabowo saat memberikan pidato dalam acara Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1).
Prabowo menceritakan pengalamannya ketika pertama kali mengikuti rapat kabinet setelah resmi bergabung ke dalam pemerintahan. Ia mengaku sempat melihat sekeliling dan mengingat kembali posisinya pada Pilpres 2019, saat dirinya menjadi kandidat yang kalah dalam kontestasi tersebut.
"Begitu saya hadir pertemuan kabinet pertama saya lihat sekelilingnya itu dan memang saya sudah tentunya hadir pelantikan, saya mengatakan kepada beberapa rekan-rekan waktu itu kan 2019 saya kandidat yang kalah ya kan, tapi saya waktu masuk ruang kabinet, saya melihat dan saya mengatakan seandainya saya menang sebagian besar Kabinet itu pasti saya ajak membantu saya," ujarnya.
Menurut Prabowo, hal itu kemudian terbukti setelah dirinya terpilih menjadi Presiden. Ia tetap melibatkan banyak sosok yang sebelumnya berada di kabinet pemerintahan terdahulu.
Singgung soal DemokratisPrabowo menyinggung perdebatan soal persatuan dan demokrasi. Ia menyebut ada pihak yang mengatakan bahwa bersatu bukanlah hal yang demokratis.
Prabowo menegaskan bahwa kritik dan koreksi merupakan bagian penting dari demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak disertai dengan fitnah yang justru merusak persatuan.
“Ada yang mengatakan kalau bersatu itu tidak demokratis. Loh, demokratis silakan. Koreksi silakan. Kritik, bagus. Tapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak mengizinkan fitnah,” ujar Prabowo.
Ia menilai nilai-nilai agama secara tegas melarang kebohongan dan fitnah karena dampaknya yang destruktif bagi kehidupan berbangsa. Prabowo kemudian mencontohkan ajaran lintas agama terkait larangan berbohong dan menyebarkan fitnah.
“Saya yakin, di agama Islam fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Di agama Kristen demikian juga. Thou shalt not lie. Kebohongan itu tidak baik. Apalagi kebohongan yang menimbulkan kecurigaan, kebohongan yang menimbulkan perpecahan, kebohongan yang menimbulkan kebencian. Ini bisa menghancurkan negara,” katanya.
Dalam pidato tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya sikap terbuka terhadap kritik. Ia menyebut koreksi sebagai bentuk pengamanan bagi seorang pemimpin.
Sebut Bersatu Tak Harus Masuk PemerintahanPrabowo menegaskan bahwa persatuan nasional tidak harus diwujudkan dengan bergabungnya seluruh kekuatan politik masuk ke dalam pemerintahan.
"Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama. Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI-P boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap dijalankan tanpa mempertimbangkan peta kemenangan politik.
"Saudara-saudara, apakah MBG enggak sampai Sumatera Barat karena aku kalah di Sumatera Barat berarti MBG jangan ke Sumatera Barat? Enggak ada itu. Apa saya larang MBG ke Aceh? Aku kalah juga di Aceh. Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia," katanya.
Prabowo Sebut Ada yang Tuding MBG untuk 2029Eks Menteri Pertahanan itu turut menyinggung adanya pihak yang menuding program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan untuk kepentingan politik Pemilu 2029. Prabowo pun mengaku heran dengan tudingan tersebut.
“Dan ada yang menuduh, ada. Oh Prabowo bikin MBG ini supaya nanti 2029 dia dipilih kembali. Selalu berpikir negatif. Tapi kalau rakyat memilih saya tahun 2029, apa salah saya?” kata Prabowo saat berpidato di acara Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1).
Prabowo menegaskan, jika rakyat kembali memilihnya, hal tersebut merupakan hak demokratis masyarakat. Ia juga menyinggung faktor kehendak Tuhan dalam perjalanan politik seseorang.
“Iya kan? Kalau Tuhan mengizinkan. Kalau Tuhan tidak mengizinkan, saya buat apa saja tidak akan terjadi, benar nggak?” ucapnya.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5390328/original/058209000_1761274098-IMG_3717.jpg)
