Ramai Dibahas, Ini Arti Ptosis yang Dijelaskan Tompi Terkait Penampilan Wapres Gibran yasng Disinggung Pandji

tvonenews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Istilah ptosis mendadak menjadi perhatian publik setelah musisi sekaligus dokter bedah plastik, dr. Teuku Adifitrian alias Tompi, menjelaskan kondisi medis yang diduga dialami Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Penjelasan ini muncul menyusul materi stand-up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul Mens Rea, yang menyinggung penampilan Gibran terlihat seperti mengantuk.

Tompi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki persoalan pribadi dengan Pandji. Ia bahkan mengaku berteman dan sepakat dengan sebagian besar kritik politik yang disampaikan sang komika. Namun, Tompi menyayangkan candaan yang menyerang kondisi fisik seseorang, terlebih jika kondisi tersebut merupakan aspek medis bawaan.

Dalam keterangannya, Tompi menjelaskan bahwa tampilan mata “mengantuk” yang terlihat pada Gibran bukanlah ekspresi kelelahan atau kurang fokus, melainkan kondisi anatomis yang disebut ptosis.Apa Itu Ptosis?

Ptosis adalah kondisi medis ketika kelopak mata bagian atas turun lebih rendah dari posisi normal, sehingga mata tampak sayu atau mengantuk. Dalam istilah medis, ptosis terjadi akibat gangguan pada otot levator, yaitu otot yang berfungsi mengangkat kelopak mata.

“Ptosis itu otot levator kepanjangan dan turun ke bawah, sehingga bukaan mata tidak maksimal,” jelas Tompi.

Ptosis dapat terjadi pada satu mata (unilateral) maupun kedua mata (bilateral). Pada kondisi yang ringan, ptosis hanya memengaruhi penampilan. Namun pada kasus berat, kelopak mata bisa menutupi sebagian hingga seluruh pupil, sehingga mengganggu penglihatan.

Gejala Ptosis yang Umum Terjadi

Gejala utama ptosis adalah turunnya kelopak mata bagian atas. Namun, penderita juga dapat mengalami keluhan lain, antara lain:

  • Mata terlihat sayu atau tampak selalu mengantuk

  • Sebagian pupil tertutup kelopak mata

  • Sulit melihat dengan jelas, terutama ke arah atas

  • Sering mengangkat alis atau memiringkan kepala ke belakang untuk melihat

  • Nyeri leher dan sakit kepala akibat postur kompensasi

  • Mata cepat lelah

Pada anak-anak, ptosis yang tidak ditangani dapat menyebabkan gangguan penglihatan serius seperti lazy eye atau mata malas.

Penyebab Ptosis

Secara umum, ptosis terjadi karena melemahnya atau meregangnya otot levator. Penyebabnya dapat dibagi menjadi beberapa faktor, di antaranya:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Machado Puji Operasi AS, Sebut Penangkapan Maduro Titik Balik Venezuela
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Transformasi Digital Perkuat Kinerja, Penggunaan Aplikasi KAI Logistik Trax Terus Meningkat
• 2 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Rasyid Mayang: Gus Salam Cocok Memimpin PBNU
• 1 menit lalujpnn.com
thumb
Cak Imin Bentuk Pokja Pemberdayaan Pascabencana Sumatera
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Retret Hambalang dan Kepemimpinan Berbasis Aksi Nyata
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.