Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan telah memutuskan untuk 'menggembok' sementara atau suspensi saham terhadap dua emiten. Keduanya sama-sama mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Pertama, saham PT Alfa Energi Investama Tbk. (FIRE) yang terakhir berada di posisi harga 234 per saham. Stockbit mencatat saham emiten tambang batu bara ini melambung 40,12% dalam sepakan terakhir, bahkan tembus 138,78% dalam sebulan terakhir.
Selanjutnya, saham emiten tambang batu bara PT Paragon Karya Perkasa Tbk. (PKPK), yang tercatat melesat 33,58% dalam sepakan terakhir, dan tembus 92,47% dalam sebulan terakhir. Saham itu kini berada di posisi harga 1.790 per saham.
Suspensi saham itu bertujuan untuk cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Gembok sementara ini dilakukan mulai sesi I perdagangan 6 Januari 2026 di pasar reguler dan pasar tunai, dan berlangsung sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut.
"Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," ujar BEI dalam pengumumannya, dikutip Selasa (6/1/2026).
(ayh/ayh)




