FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus Partai Demokrat, Andi Arief memberikan perkembangan terbaru soal somasi yang dilayangkan.
Somasi ini terkait fitnah atau tuduhan keterlibatan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam isu ijazah palsu Joko Widodo.
Adapun untuk somasi ini dilayangkan ke akun-akun di media sosial yang menyebarkan soal kabar ini.
Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Andi Arief kemudian kembali melayangkan peringatan.
Peringatan tersebut soal somasi yang dilayangkan ternyata diabaikan atau tidak diindahkan.
Karena alasan itulah, Andi Arief mengungkap ada dua akun yang sudah dilaporkan.
“Karena somasi tidak diindahkan,” tulisnya dikutip Selasa (6/1/2026).
“Maka dua akun semalam dilaporkan karena telah melakukan fitnah soal SBY di belakang isu Ijazah Palsu Jokowi,” ungkapnya.
Lebih jauh, somasi ini disebutnya bukan suatu hal yang perlu ditakuti atau dilawan.
Ia menyebut sebenarnya hadirnya somasi ini jadi kesempatan untuk para pelaku mengakui kesalahannya.
“Padahal, somasi itu kesempatan untuk tabayyun,” terangnya.
(Erfyansyah/fajar)


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F03%2F29%2Fe399e5df0a7879e37bf8a864322d3344-000_38CP4CP.jpg)
