HARIAN FAJAR, PANGKEP- Kinerja Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkep di bawah kepemimpinan Kasat Reskrim, AKP Muhammad Saleh menunjukkan hasil nyata sepanjang 2025.
Sejumlah tindak pidana umum, mulai dari pencurian kendaraan bermotor hingga penipuan, tercatat mengalami penurunan signifikan, seiring meningkatnya efektivitas penanganan dan penyelesaian perkara di wilayah hukum Polres Pangkep.
Kapolres Pangkep, AKBP Muhammad Husni Ramli, mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan jajaran Satreskrim di bawah kepemimpinan AKP Muhammad Saleh.
Berdasarkan data perbandingan tahun 2024 dan 2025, tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mengalami penurunan paling signifikan. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 31 kasus, sementara pada 2025 turun menjadi 14 kasus, atau berkurang 17 kasus (54,8 persen).
“Penurunan curanmor menunjukkan efektivitas patroli, pengungkapan jaringan, serta langkah preventif,” jelasnya.
Sementara itu, tindak pidana pencurian juga menunjukkan tren menurun. Pada 2024 terdapat 95 kasus, dan pada 2025 berkurang menjadi 85 kasus atau turun 10 kasus (10,5 persen).
“capaian penyelesaian perkara justru meningkat tajam. Jika pada 2024 penyelesaian tercatat 89 kasus, maka pada 2025 melonjak menjadi 116 kasus,” paparnya.
Menurut AKBP Muhammad Husni Ramli, peningkatan penyelesaian ini mencerminkan optimalisasi kinerja penyidik di bawah koordinasi AKP Muhammad Saleh.
Adapun untuk tindak pidana penipuan, Polres Pangkep mencatat penurunan drastis. Dari 29 kasus pada 2024, turun menjadi 12 kasus pada 2025 atau berkurang 17 kasus atau sekitar 58,6 persen.
“Di sisi lain, penyelesaian perkara justru melonjak signifikan,” imbuhnya. (fit)





