Tugas pemadam kebakaran (Damkar) tak selalu berhadapan dengan kobaran api, ada saja peristiwa lain yang harus dibantunya. Salah satunya membujuk remaja di Kabupaten Bekasi yang ketakutan tidak mau disunat.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (5/1). Pihak keluarga anak berusia 15 tahun tersebut menghubungi langsung Damkar untuk meminta bantuan. Keluarga bingung karena segala cara sudah dilakukan tapi tidak berhasil untuk membujuk sang anak yang merasa takut berlebihan.
“Orang tuanya sudah kebingungan. Usianya sekitar 15 tahun, tapi belum mau disunat. Akhirnya keluarga meminta bantuan ke tim kami untuk membantu membujuk,” ujar Komandan Regu 1 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Musa Rosadih, Selasa (6/1).
Saat petugas tiba di lokasi, proses evakuasi tidak berjalan mudah. Dari rekaman yang beredar, terlihat suasana cukup menegangkan. Farid bahkan sempat melarikan diri dan bersembunyi di rumah warga sekitar, menolak didekati siapa pun.
Petugas Damkar pun harus melakukan pendekatan secara persuasif. Dengan komunikasi intens, bujuk rayu, serta menenangkan korban, petugas perlahan membangun kepercayaan. Sang anak akhirnya kembali.
“Begitu kami datang, anaknya sempat kabur. Kami tunggu sampai dia kembali, lalu kami dekati secara perlahan. Dia mengaku takut, meskipun usianya sudah 15 tahun,” kata Musa.
Setelah situasi kondusif, remaja itu akhirnya bersedia untuk dibawa ke tempat sunat dengan mobil milik damkar. Proses sunat pun berjalan lancar.
“Alhamdulillah, setelah dibujuk akhirnya mau. Proses sunatnya sudah selesai dan kondisinya baik,” tambah Musa.



