Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan menangguhkan sebuah perusahaan Umrah dan agen luar negerinya, karena gagal menyediakan akomodasi yang telah disepakati untuk jemaah.
Dilansir Arab News, pihak kementerian mengatakan bahwa perusahaan tersebut melanggar peraturan yang mengatur layanan untuk jemaah Umrah, dan pengunjung ke dua masjid suci.
Disebutkan bahwa beberapa jemaah tiba di Arab Saudi tanpa akomodasi yang sudah ditetapkan. Hal ini mendorong tindakan segera terhadap perusahaan dan agen luar negerinya.
"Langkah-Langkah ini dimaksudkan untuk melindungi hak-hak jemaah yang terkena dampak, mencegah terulangnya pelanggaran serupa, dan memastikan peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan," ujar Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Sebelumnya pada Juni lalu, pihak kementerian menangguhkan tujuh perusahaan Umrah, karena kurang dalam menyediakan layanan transportasi untuk jemaah.
Adapun mengutip data Kementerian Haji, lebih dari 1,7 juta Muslim dari seluruh dunia tiba di Arab Saudi untuk melaksanakan Umrah selama bulan Jumada Al-Akhirah, yang bertepatan dengan tanggal 22 November hingga 20 Desember 2025 lalu.



