Demokrat Akhirnya Polisikan Akun-akun Medsos yang Diduga Fitnah SBY Soal Isu Ijazah Jokowi

suara.com
1 hari lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Demokrat melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran fitnah terhadap SBY terkait isu ijazah palsu Jokowi.
  • Laporan polisi terdaftar pada 5 Januari 2026, menindaklanjuti unggahan berisi tuduhan fitnah yang terjadi sejak 30 Desember 2025.
  • Partai Demokrat mengecam penyebaran fitnah masif oleh akun anonim yang menuduh SBY mendalangi isu ijazah palsu Presiden Jokowi.

Suara.com - Partai Demokrat akhirnya mempolisikan sejumlah akun media sosial terutama di Youtube yang dianggap dan diduga telah menyebarkan konten fitnah atau berita bohong mengenai Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Laporan disampaikan ke Polda Metro Jaya terkait polemik SBY diduga difitnah terkait dengan isu ijazah palsu Jokowi.

"Benar semalam BHPP DPP Partai Demokrat yang dalam hal ini di wakili oleh saya Muhajir selaku Kepala BHPP membuat LP," kata Kepala Badan Hukum Pengaman Partai (BHPP) Demokrat, Muhajir saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2025).

Dilihat dalam laporan, kasus dugaan penyebaran berita bohong itu terjadi pada 30 Desember 2025 yakni adanya unggahan pada beberapa akun media sosial.

Kemudian dibeberkan juga sejumlah akun yang dianggap melakukan pelanggaran hukum tersebut, diantaranya;

Akun YouTube @AGRI FANANI: Video berjudul "Anak emas SBY korupsi terbesar sepanjang Sejarah RI".

Akun YouTube @Bang bOy YTN: Video berjudul "KEBONGKAR SIASAT BUSUK SBY DIBALIK SOMASI KE KETUA YOUTUBER NUSANTARA, TERNYATA U/ TANGKIS AIB INI".

Akun YouTube @Kajian Online: Video berjudul "SBY RESMI JADI TERSANGKA BARU FITNAH IJAZAH SBY LANGSUNG PINGSAN SAMPAI DILARIKAN KE RUMAH SAKIT".

Dan terakhir satu akun TikTok @sudirowibudhiusmp: Narasi mengenai "Sepuluh Bukti Demokrat Bermain Di Ijazah Pak Jokowi" dan tuduhan penggunaan isu ijazah untuk menjatuhkan lawan politik melalui pihak tertentu.

Baca Juga: Demokrat Murka SBY Dituduh Dalang Ijazah Palsu Jokowi, Akun TikTok Diberi 3 Hari untuk Minta Maaf

Adapun laporan yang dibuat telah teregister atau terdaftar di SPKT Polda Metro Jaya dengan nomor STTLP/B/97/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 05 Januari 2026 pukul 23.16 WIB, dengan terlapor dalam penyelidikan (lidik).

Ilustrasi Ijazah Jokowi [Tangkap Layar]

Kecam Gelombang Fitnah

Sebelumnya elite Partai Demokrat, Andi Arief, mengecam keras gelombang fitnah yang menyerang Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di berbagai platform media sosial.

Melalui video yang diunggah di akun X (Twitter) miliknya pada Rabu (31/12/2025), Andi menegaskan bahwa tuduhan yang menyebut SBY berada di balik isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi adalah kebohongan publik yang masif.

Andi mengungkapkan bahwa fitnah tersebut banyak disebarkan oleh akun-akun anonim, terutama di platform TikTok.

Akun-akun tersebut menggiring opini seolah-olah SBY mendalangi perseteruan terkait ijazah palsu antara pihak Roy Suryo dengan Presiden Jokowi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Alasan 70 Anak Terpapar Ekstremisme Perlu Penanganan Prioritas, Densus 88: Berencana Ledakkan Beberapa Kelas dan Bunuh Diri
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Cegah Perkawinan Sedarah, Kemenhut Perkuat Pertukaran Satwa untuk Jaga Populasi
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Prabowo Bilang PKB Harus Diawasi, Anak Buah Cak Imin: Itu Humor Politik yang Sehat
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Minggu Ini, Mahatma Jalani Pemeriksaan KPK Soal Gratifikasi Proyek RSUD Ponorogo
• 10 jam lalurealita.co
thumb
Ledakan Hancurkan Rumah di Jelambar Jakarta Barat, Satu Penghuni Luka Bakar 80 Persen
• 16 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.