Gotong Royong Tukang Sumur di Huntara Aceh

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews – Aceh Tamiang

Penyediaan air bersih menjadi prioritas utama dalam percepatan pembangunan 600 unit hunian sementara bagi warga terdampak bencana .

Di tengah deru mesin bor dan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang, terselip kisah kemanusiaan dari para pekerja yang mendedikasikan tenaga mereka untuk memulihkan kehidupan warga terdampak bencana.

Salah satunya adalah Darianto (40), seorang teknisi sumur bor yang menjadi bagian dari ribuan tenaga kerja dalam proyek strategis ini. Baginya, tugas mengebor tanah demi mendapatkan akses air bersih bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan bentuk solidaritas antar sesama warga negara.

"Sebagai warga negara Indonesia, kita harus memiliki semangat gotong royong untuk membantu mereka yang tertimpa bencana alam," ujar Darianto saat ditemui di lokasi pembangunan, Senin 5 Januari 2026.

Panggilan Empati dan Dedikasi

Keputusan Darianto untuk bekerja jauh dari kampung halamannya di Jawa didorong oleh pengalaman pribadi. Ia mengaku pernah merasakan pahitnya menjadi korban bencana, sebuah memori yang memicu empatinya untuk berkontribusi bagi masyarakat Aceh Tamiang.

Dalam menjalankan tugasnya, Darianto bersama tim yang terdiri dari tiga orang menggunakan metode pengeboran mesin hingga mencapai lapisan air tanah dalam. Teknik ini dipilih guna menjamin pasokan air yang jernih dan stabil bagi para pengungsi nantinya.

"Proses penyediaan air bersih dilakukan melalui metode pengeboran mendalam agar kualitasnya terjaga," jelasnya singkat.

Pembangunan huntara ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi korban banjir dan tanah longsor. Proyek berskala besar ini melibatkan 1.635 tenaga kerja yang bekerja dalam rotasi 24 jam penuh.

Sebanyak 600 unit huntara ditargetkan akan diserahterimakan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026. Setiap unit hunian telah dirancang untuk memberikan kenyamanan optimal bagi warga, dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti:

•    Tempat tidur (kasur) dan lemari pakaian.
•    Instalasi listrik dan kipas angin.
•    Sanitasi (kamar mandi) dan pasokan air bersih.
•    Layanan koneksi Wi-Fi gratis.

Darianto berharap, infrastruktur yang ia bangun bersama rekan-rekannya dapat menjadi awal baru yang lebih baik bagi warga. "Mudah-mudahan fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat," tutupnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Eks Dirjen Kemenkeu Isa Rachmatarwata Divonis 1,5 Tahun Penjara di Kasus Jiwasraya
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Sebut Petani Paling Sabar, Loyal ke Negara
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Trump: Venezuela Bisa Gunakan Pendapatan Minyak untuk Beli Produk AS
• 5 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Foto: Kota Paris Jadi Arena Ski Dadakan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
TOK! Ridwan Kamil-Atalia Resmi Cerai
• 15 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.