DK PBB Gelar Perteuan Darurat Usai Penangkapan Nicolas Maduro

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat pada Senin, 5 Januari 2025, kemarin setelah operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela yang mengakibatkan penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Dalam rapat tersebut, Dewan Keamanan PBB memperingatkan jika Amerika mungkin telah melanggar hukum internasional dengan tindakan sepihaknya.

Pertemuan ini diusulkan oleh Kolombia dan didukung oleh Tiongkok dan Rusia. Dalam rapat darurat tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk urusan dan Pembangunan Perdamaian, Rosemary A. DiCarlo menyampaikan pernyataan atas nama Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
 

Baca Juga :

Venezuela Lantik Presiden Interim usai Maduro Mengaku Tak Bersalah di Pengadilan AS
Dalam pidato yang telah disiapkan, Guterres menyatakan bahwa dirinya sangat prihatin jika aturan hukum internasional belum dihormati.

Ia menambahkan bahwa tindakan serius dari Amerika Serikat tersebut dapat menjadi preseden buruk tentang bagaimana hubungan antar negara di masa depan akan dijalankan. Guterres pun menyebutkan jika Amerika Serikat mungkin telah melanggar hukum internasional dengan tindakan sepihaknya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kritik Langkah Demokrat Satu Barisan dengan Prabowo Soal Pilkada, Jhon Sebut SBY Dikhianati
• 13 jam lalufajar.co.id
thumb
Retret Hambalang dan Kepemimpinan Berbasis Aksi Nyata
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gen Z Paling Vokal! 84 Persen Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Yahudi Ultra-Ortodoks Demo Besar Tolak Wajib Militer di Yerusalem
• 2 jam laludetik.com
thumb
Protes ke KDM, Massa Buruh Mau Konvoi Geruduk Istana Negara Besok
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.