Rekomendasi Oli Yamaha Aerox: Jenis, Spesifikasi, & Memilih yang Tepat

medcom.id
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta: Yamaha Aerox dikenal sebagai skuter matic berperforma tinggi yang punya basis penggemar kuat di Indonesia. Namun, performa mesin yang agresif ini tidak akan awet tanpa perawatan yang tepat. Salah satu faktor krusial yang sering disepelekan adalah pemilihan oli mesin.
 
Oli berfungsi sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan antar komponen, menjaga suhu mesin tetap stabil, serta mencegah keausan dini. Dengan banyaknya pilihan oli di pasaran, pemilik Yamaha Aerox perlu lebih strategis dalam menentukan produk yang sesuai dengan karakter mesin dan pola penggunaan harian. Mengapa Pemilihan Oli Sangat Penting? Menurut situs resmi Yamaha, oli adalah fondasi utama performa mesin. Tanpa pelumasan yang optimal, mesin akan lebih cepat panas dan komponen internal berisiko aus lebih dini. Aerox yang mengusung mesin bertenaga dan responsif, kualitas oli sangat berpengaruh terhadap daya tahan mesin dalam jangka panjang.
 
Selain sebagai pelumas, oli juga berperan dalam membantu proses pendinginan mesin dengan menyerap panas dari pembakaran. Artinya, oli yang tepat akan menjaga kestabilan suhu mesin, terutama saat motor digunakan dalam kondisi macet atau perjalanan jarak jauh.

Baca Juga: Harga OTR Jakarta Mitsubishi Triton Januari 2026 Jenis Oli yang Direkomendasikan untuk Yamaha Aerox Aerox dibekali teknologi mesin modern seperti Blue Core yang dirancang efisien namun tetap bertenaga. Untuk mendukung karakter tersebut, Yamaha merekomendasikan oli dengan spesifikasi tertentu berikut ini: 1. Oli dengan Viskositas 10W-40 Aerox membutuhkan oli dengan viskositas 10W-40, yang artinya oli ini memiliki kekentalan yang sesuai untuk berbagai kondisi suhu. Angka "10W" menunjukkan kekentalan oli saat suhu dingin, sedangkan "40" menunjukkan kekentalan oli saat mesin mencapai suhu kerja optimal. Oli dengan viskositas ini sangat cocok untuk iklim tropis seperti di Indonesia, di mana suhu lingkungan sering kali tinggi. 2. Oli Sintetis Meskipun oli mineral masih banyak digunakan, oli sintetis memberikan perlindungan yang lebih baik untuk mesin Aerox. Oli sintetis lebih stabil pada suhu tinggi dan tidak mudah menguap, sehingga memberikan perlindungan yang lebih baik di kondisi berkendara ekstrem, seperti saat terjebak macet atau saat perjalanan jauh. Oli sintetis juga membantu menjaga kebersihan mesin dengan mencegah penumpukan kerak karbon. 3. Oli dengan Standar JASO MB Untuk motor matic seperti Aerox, penting untuk menggunakan oli yang memiliki standar JASO MB. JASO MB adalah standar oli yang dirancang khusus untuk motor dengan transmisi otomatis. Oli dengan standar ini memiliki daya gesek rendah, sehingga cocok untuk motor matic yang mengandalkan sistem CVT (Continuously Variable Transmission) untuk transmisi daya. Penggunaan oli dengan standar JASO MB akan membuat perpindahan tenaga pada CVT lebih halus dan efisien.
 
Baca Juga: BMW Alpina Resmi Jadi Merek Sendiri Mulai 2026 4. Oli dengan Teknologi Anti-Oxidant Oli dengan teknologi anti-oksidan juga direkomendasikan untuk Aerox. Teknologi ini membantu mencegah oli teroksidasi atau rusak akibat paparan udara dan panas berlebih. Oli yang teroksidasi akan kehilangan kualitas pelumasannya dan tidak lagi efektif dalam melindungi mesin. Tips Memilih Oli yang Tepat untuk Yamaha Aerox Selain memahami spesifikasi teknis, ada beberapa faktor praktis yang perlu diperhatikan sebelum membeli oli: 1. Pilih Oli yang Sudah Teruji dan Terpercaya Pilih oli dari merek yang sudah memiliki reputasi baik dan banyak digunakan pengguna Yamaha Aerox. Beberapa merek yang umum dipilih antara lain Yamalube, Shell Advance, Motul, dan Pertamina Enduro. 2. Cek Label dan Sertifikasi Pastikan oli memiliki sertifikasi resmi seperti JASO MB. Sertifikasi ini menjadi indikator bahwa oli telah diuji dan sesuai dengan kebutuhan mesin motor matic. 3. Perhatikan Tanggal Kadaluarsa Oli memiliki masa simpan. Menggunakan oli yang sudah kedaluwarsa berisiko menurunkan kemampuan pelumasan dan berdampak buruk pada mesin. 4. Sesuaikan dengan Kebutuhan Berkendara Untuk penggunaan berat seperti perjalanan jauh atau lalu lintas padat, oli sintetis lebih disarankan. Sementara untuk penggunaan harian jarak pendek, oli semi-sintetis atau mineral bisa menjadi opsi yang lebih ekonomis. Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Oli? Penggantian oli secara rutin adalah langkah preventif paling efektif untuk menjaga performa Yamaha Aerox. Idealnya, oli diganti setiap 2.500–3.000 kilometer atau setiap 3–4 bulan, tergantung intensitas penggunaan.
 
Beberapa tanda oli sudah harus diganti antara lain:
  • Warna Oli Menghitam
  • Performa Mesin Menurun
  • Indikator Oli Muncul
BMW Alpina Resmi Jadi Merek Sendiri Mulai 2026
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo di Retret Kabinet: Apa yang Telah Kita Capai, Sangat Membanggakan
• 15 jam lalukompas.com
thumb
PSSI Ambil Langkah Berani, Rekam Jejak John Herdman Bikin Asia Tenggara Terkejut
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Musim Hujan dan Anak Masuk Sekolah, IDAI Bagikan Cara Cegah Penyakit
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Jelang Lawan Persija Jakarta, Bojan Hodak Akhirnya Blak-blakan Soal Rumor Hengkangnya Federico Barba dari Persib Bandung
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Laman Web Gedung Putih Tulis Ulang Sejarah Kerusuhan Capitol
• 6 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.