Apa Arti Kata FOMO? Ini Contoh Penggunaannya yang Tepat

katadata.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Penggunaan kata ‘FOMO’ semakin sering muncul dalam berbagai konten di media sosial. Perkembangan teknologi informasi memang membuat beberapa istilah baru muncul dan menggeser istilah lama yang selama ini ada.  

Arti kata FOMO juga sering dicari oleh banyak orang seiring dengan penggunaannya yang semakin masif. Istilah ini mencerminkan tekanan psikologis yang mendorong individu untuk terus terkoneksi, membandingkan diri, dan mengambil keputusan secara terburu-buru.

Pengertian FOMO Secara Umum

Untuk memahami arti kata FOMO, kita perlu menilik lebih jauh soal pembentukan kata ini. Istilah ini merupakan singkatan dari fear of missing out atau ‘takut akan ketertinggalan’.  Kata Fomo digunakan untuk menggambarkan rasa takut, cemas, atau khawatir karena merasa tertinggal dari momen, informasi, atau tren tertentu.

Berdasarkan sudut pandang lain, Fomo juga bisa berarti rasa takut akan ketertinggalan dari pencapaian orang lain. Pengguna kata Fomo menganggap kehidupan orang lain lebih menyenangkan, lebih sukses, atau lebih bermakna. Perasaan ini sering muncul tanpa disadari.

Melihat unggahan liburan, pencapaian karier, atau gaya hidup orang lain membuat seseorang perlu mengalami pencapaian yang sama. Tekanan sosial ini hadir dan mengikis rasa puas terhadap diri sendiri.

Arti Kata Fomo Menurut Kajian Psikologi
Arti kata fomo (unsplash.com)

 

Dalam kajian psikologi, arti kata FOMO pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Andrew K. Przybylski pada 2013. Istilah ini digunakan untuk menjelaskan kecemasan akibat perasaan tertinggal dari pengalaman sosial orang lain. 

Penelitian menunjukkan bahwa individu yang merasa FOMO cenderung memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih rendah. Perbandingan sosial yang terus-menerus menjadi faktor utamanya.

Kaitan FOMO dengan Media Sosial

Salah satu pemicu utama perasaan FOMO adalah penggunaan media sosial. Platform digital memungkinkan seseorang mengakses jutaan informasi dan aktivitas orang lain secara instan. Konten yang ditampilkan sering kali hanya sisi terbaik kehidupan, sehingga memicu persepsi keliru bahwa hidup orang lain lebih menyenangkan.

Dorongan untuk tidak tertinggal membuat banyak orang terjebak dalam siklus yang melelahkan secara emosional.

Gejala Seseorang Mengalami FOMO

Sebelum membahas risikonya, penting mengenali gejala FOMO yang kerap muncul dalam keseharian.  Beberapa gejala FOMO antara lain:

  • Kebiasaan terus-menerus memeriksa gadget.
  • Rasa gelisah saat terputus dari internet.
  • Dorongan kuat mengetahui kehidupan orang lain.
  • Kecenderungan menerima semua ajakan sosial dan pengeluaran berlebihan demi terlihat tidak ketinggalan zaman.
Dampak Negatif FOMO terhadap Kesehatan Mental

Jika dibiarkan, FOMO dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental. 

  • Perasaan tertinggal yang terus-menerus memicu stres dan kelelahan emosional.
  • Dalam jangka panjang, FOMO dikaitkan dengan gangguan kecemasan, penurunan harga diri, hingga depresi. Kondisi ini memengaruhi kualitas hidup secara menyeluruh.
  • Selain mental, kondisi ini juga berdampak pada status finansial. Keputusan impulsif sering diambil demi mengikuti tren gaya hidup.
  • Perilaku ini membuat FOMO berpotensi memicu masalah keuangan, terutama ketika didukung kemudahan cicilan, paylater, dan pinjaman digital.
Contoh Penggunaan Kata Fomo dalam Kalimat

Pemahaman arti kata fomo dapat diperjelas melalui contoh penggunaan dalam kalimat. Penempatan yang tepat membantu menghindari salah tafsir.

Beberapa contoh penggunaan arti kata fomo antara lain:

  • Ikut beli karena fomo lihat semua orang punya.

  • Scroll media sosial dikit langsung kena fomo.

  • Fomo bikin pengin ikut nongkrong padahal lagi capek.

  • Gara-gara fomo, akhirnya ikut tren yang lagi viral.

  • Lihat story teman jalan-jalan jadi fomo sendiri.

  • Fomo bikin susah nolak ajakan.

  • Takut ketinggalan update, itu tandanya fomo.

  • Fomo diskon bikin belanja kebablasan.

  • Kadang fomo muncul cuma karena lihat postingan.

  • Berhenti buka media sosial sebentar biar gak fomo terus.

Secara keseluruhan, arti kata fomo merujuk pada kecemasan akibat rasa takut tertinggal dari momen, informasi, atau pengalaman orang lain. 

Memahami arti kata fomo secara mendalam menjadi langkah awal untuk membangun kehidupan yang lebih seimbang. Dengan kesadaran dan kendali diri, dampak negatif fomo dapat diminimalkan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mengenal Super Flu, Apa Bedanya dengan Covid-19?
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Andi Soraya Jalin Komunikasi Baik dengan Steve Emmanuel demi Anak
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Densus 88 Ungkap Ciri Anak Terpapar Radikalisme, Ini Tandanya!
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Pengusaha: Tingkat Hunian Hotel saat Libur Nataru 2026 Tak Sesuai Harapan
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pertamina Kokohkan Peringkat 1 Skor ESG di Sub Industri Integrated Oil and Gas
• 20 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.