JAKARTA, DISWAY.ID-- Pasar Kombongan di Kemayoran, Jakarta Pusat kini rampung direvitalisasi setelah 5 tahun mangkrak.
Pasar Kombongan kini tampil lebih representatif dengan dua lantai yang mampu menampung 121 kios dan 50 los.
BACA JUGA:Geruduk Disnakertrans Jabar, Demo Buruh Tolak Kebijakan Gubernur Soal UMSK Bakal Dilanjutkan ke Istana Jakarta
BACA JUGA:Setengah Abad Berkarya untuk Negeri, Trakindo Fokus Gaungkan Efisiensi Industri Alat Berat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pun secara langsung meresmikan Pasar Kombongan pada Selasa, 6 Januari 2025.
Pada kesempatan tersebut Pramono menegaskan, revitalisasi Pasar Kombongan merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali pasar-pasar rakyat yang sebelumnya terbengkalai.
“Pasar Kombongan sudah mangkrak selama 5 tahun. Hari ini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," kata Pramono.
Sementara salah satu pedagang, Sarwono, menyampaikan keluhan terkait omzet yang menurun sejak adanya penutupan jalur akibat lintasan kereta api Stasiun Kemayoran.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Dinilai Stabil, Industri AMDK Bersiap Tancap Gas
BACA JUGA:Kemenkeu Optimis Perekonomian Indonesia Membaik di Tahun 2026, Manufaktur Ekspansif
Ia berharap ada pembukaan akses, minimal untuk kendaraan roda dua, agar aktivitas perdagangan kembali bergeliat.
“Saya berharap kepada Bapak Gubernur supaya bisa membuka akses, paling tidak untuk motor, agar geliat usaha dan lalu lalang membawa barang menjadi lebih mudah,” jelas Sarwono.
Menanggapi hal tersebut, Pramono langsung meminta Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin dan pihak Perumda Pasar Jaya, untuk segera mencari solusi konkret.
“Saya minta agar segera diupayakan akses minimal untuk kendaraan roda dua. Kita memang tidak bisa mengubah jalur kereta, tetapi bisa membuka akses alternatif agar pembeli lebih mudah datang ke pasar,” tegasnya.
BACA JUGA:Dua Kali Mangkir Mediasi, Polisi Lanjutkan LP Richard Lee ke Doktif dalam Kasus Pencemaran Nama Baik
- 1
- 2
- »




