SITARO, KOMPAS.TV - Hari kedua pasca banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara pemerintah setempat dibantu TNI Polri fokus pencarian korban dan pembersihan material banjir.
Visual udara, tampak kerusakan akibat banjir bandang yang terjadi di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Hari ini, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban banjir bandang.
Korban ditemukan terjepit di antara material batu, pasir dan batang pohon di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur.
Dari data BPBD Sitaro, banjir bandang dan longsor menyebabkan sedikitnya 14 meninggal dunia, 18 luka-luka, 4 orang masih dinyatakan hilang, sementara 261 terpaksa harus mengungsi ke beberapa titik yang tersebar di Kepulauan Siau.
Warga bersama TNI dan Polri bahu-membahu membersihkan material banjir di Desa Bahu Sandang, Kecamatan Siau Timur, Sitaro.
Sejumlah alat berat juga dikerahkan untuk membersihkan sisa banjir berupa bebatuan dan pepohonan.
Akses jalan dibuka untuk memudahkan distribusi bantuan dan pencarian korban yang masih dinyatakan hilang.
Baca Juga: [FULL] Hari Kedua Pascabanjir Bandang di Sitaro, TNI-Polri Fokus Cari Korban | SAPA SIANG
#banjirbandang #sitaro #korbanbanjir
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- banjir bandang
- sitaro
- korban banjir
- korban hilang banjir
- tim sar





