Polri Telah Bangun 177 Titik Sumur Bor Air di Aceh Tamiang

viva.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Polri terus menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat pascabencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Sejak awal bencana hingga masa pemulihan saat ini, Polri memfokuskan langkah cepat pada pemenuhan kebutuhan paling mendasar warga, yakni ketersediaan air bersih yang sempat terganggu akibat banjir.

Melalui upaya terukur dan berkelanjutan, Polri membangun serta mengaktifkan ratusan sumur bor air bersih di berbagai titik strategis agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara layak, aman, dan sehat.

Baca Juga :
Operasi Lilin 2025, Kakorlantas Sebut Angka Korban Meninggal Kecelakaan Turun 27 Persen
Polri Didesak Usut Kasus Candaan Pandji Pragiwaksono soal Adat Toraja

Hingga Senin, 5 Januari 2026 pukul 23.00 WIB, Polri telah membangun 177 titik sumur bor air bersih di Kabupaten Aceh Tamiang yang tersebar di 12 kecamatan dan 66 desa. Seluruh sumur tersebut telah aktif dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

Pembangunan dilakukan di berbagai lokasi, mulai dari tempat ibadah, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, area publik, permukiman warga, hingga lokasi pengungsian.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penyediaan air bersih menjadi prioritas utama Polri dalam fase pemulihan pascabencana.

“Polri bergerak cepat memastikan masyarakat terdampak banjir dapat kembali mengakses air bersih. Pembangunan sumur bor ini difokuskan di fasilitas publik dan permukiman warga agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” ujar Trunoyudo, Selasa 6 Januari 2026.

Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting untuk mendukung pemulihan kehidupan masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kesehatan lingkungan.

“Kami ingin memastikan proses pemulihan berjalan lebih cepat. Dengan akses air bersih yang memadai, masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh sumur bor yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan nyata pascabencana.

“Ini adalah komitmen Polri agar setiap bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan langsung oleh warga terdampak,” tegasnya.

Secara keseluruhan, di Provinsi Aceh Polri menargetkan pembangunan 400 titik sumur bor air bersih, dengan rincian 300 titik di Kabupaten Aceh Tamiang dan 89 titik di kabupaten/kota lainnya. Hingga saat ini, total 208 titik sumur bor telah terealisasi di wilayah hukum Polda Aceh, dengan sebagian besar sudah aktif dan dimanfaatkan masyarakat.

Baca Juga :
Tingkat Pelayanan ke Masyarakat jadi Sorotan Kompolnas Buat Reformasi Polri
Anggota TNI Bentrok dengan Brimob di Sulteng, Begini Kata Brigjen Donny
Mendikdasmen Bilang 18 Sekolah di Aceh Tamiang Masih Belajar di Tenda

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan di Ponorogo, Ambulans Melaju Kencang Tabrak Mobil dan Rumah Warga
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Kondisi Finansial Zodiak 8 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Said Didu Gagas GMKR Bersama Pengusaha, Politisi, dan Cendekiawan: Rebut Kembali Kedaulatan Rakyat
• 19 jam lalufajar.co.id
thumb
Drama Panjang Sidang Perdana Nadiem Makarim: Dari Pengawalan TNI hingga Hak Bicara yang Terhenti
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Acer ProDesigner PE320QX, Monitor 32 Inci 6K Profesional
• 18 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.