Dunia Sedang tak Baik-Baik Saja, Waketum MUI Dorong Persatuan Umat

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis mengingatkan bahwa dunia Islam dan tatanan global saat ini tengah berada dalam situasi yang tidak baik-baik saja.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Konflik yang meluas di berbagai belahan dunia dinilainya bukan sekadar persoalan lokal, melainkan berpotensi merambat hingga kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Cap Diktator Hanya Dalih, Ini 11 Pemimpin Dunia yang Digulingkan AS: Ada yang Muslim
  • Iran Balas Ancaman Trump Jika Campur Tangan Demonstrasi Seperti Maduro: Siap Hadapi Perang
  • Kapal Perang Saudi Dikerahkan Menuju Laut Arab, Perang Besar Segera Meletus?

"Semalam kami diskusi terbatas dengan Wakil Menteri Luar Negeri, Dubes Yaman, Dubes Saudi, lalu ketua-ketua Ormas untuk membangun ukhuwah bahwa dunia ini sekarang tidak sedang baik-baik saja, di Amerika seperti peristiwa di Venezuela," ujar Kiai Cholil saat dikonfirmasi Republika.co.id, Selasa (6/1/2026).

Hal ini disampaikan Kiai Cholil usai menghadiri silaturahim dan diskusi terbatas pada Senin (5/1/2026) malam bersama Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Duta Besar Arab Saudi Faisal Abdulah H Amodi, dan Duta Besar Yaman Salem Ahmed Balfakeeh.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Hadir juga sejumlah tokoh umat Islam lainnya, seperti Ketua PP Muhammadiyah Buya Anwar Abbas, Ketua Umum Al- Irsyad Prof Faisol bin Madi, Ketua Wahdah Islamiyah Ustadz Zaitun Rasmin, Ketua Perti Buya Syari Hutauruk, dan pendakwah Ustadz Abdul Somad (UAS).

“Kita melihat sekarang dunia sedang diancam oleh konflik dan konflik banyak diwarnai oleh soal kepentingan ekonomi yang itu seringkali juga membawa ideologi, keagamaan, aliran,” ucap Kiai Cholil.

Ia pun mencontohkan konflik di Timur Tengah seperti Yaman yang diwarnai pengeboman dan benih ketegangan regional, konflik di Sudan, hingga instabilitas di sejumlah kawasan Asia Tenggara. Bahkan, menurutnya, konflik global kerap dimulai dari perpecahan internal suatu bangsa.

Menurutnya, pola seperti ini bisa merambat ke negara lain, termasuk kawasan Asia Tenggara. Karena itu, Kiai Cholil menegaskan pentingnya Indonesia membangun persatuan nasional sebagai benteng utama.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi bagikan "snack" dan air mineral kepada massa buruh di Monas
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Hard Gumay Sebut Bakal Ada Selebriti Inisial H Buat Heboh
• 23 jam lalufajar.co.id
thumb
Polantas di Bogor Tangkap 2 Pelaku Tawuran Saat Berangkat ke Kantor
• 44 menit laludetik.com
thumb
Kondisi WNI di Tengah Badai Salju Ekstrem Eropa Dipantau Ketat Kemenlu
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kantor Kemenhut Digeledah, Raja Juli Disentil
• 9 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.