Bogor: Presiden Prabowo Subianto kembali mematangkan rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina. Hal ini menjadi salah satu agenda utama dalam Retret Kabinet Merah Putih Jilid II yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden telah menerima laporan komprehensif dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono terkait eskalasi terkini di wilayah konflik tersebut.
Baca Juga :
Target APBN Tercapai, Mensesneg: ESDM Fokus Lelang 75 Blok Minyak Baru"Tadi ada paparan dari Menteri Luar Negeri berkenaan dengan kondisi dan situasi di Gaza. Memang ini masih terus-menerus kita mengikuti perkembangan terhadap rencana pengiriman pasukan perdamaian ke wilayah Gaza," ujar Prasetyo Hadi di lokasi.
Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen penuh untuk mengirimkan personel di bawah bendera Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB (UN Peacekeeping Operations). Selain personel, pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) pendukung untuk memperkuat misi kemanusiaan tersebut.
Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
Meski kesiapan teknis terus dimatangkan, pemerintah masih menunggu keputusan dari PBB dan koordinasi internasional terkait jadwal pasti pemberangkatan. Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk terus memantau dinamika di lapangan agar bantuan dan kehadiran pasukan Indonesia tepat sasaran.




