SHOLAT Hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan oleh seorang muslim untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hajat, keinginan, atau kebutuhan tertentu dapat dikabulkan, baik yang berkaitan dengan urusan dunia maupun akhirat.
Sholat ini dilakukan ketika seseorang sedang menghadapi kesulitan, masalah, atau memiliki harapan penting, sebagai bentuk doa dan ikhtiar spiritual kepada Allah.
Berikut Niat Sholat HajatBacaan Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ صَلَاةِ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَىBacaan Latin
Ushallī sunnata shalātil ḥājati rak‘ataini lillāhi ta‘ālā
Artinya
“Aku niat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat HajatRakaat Pertama
- Niat sholat hajat.
- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah.
- Membaca Surah Al-Fatihah.
- Membaca surat Al-Qur’an, dianjurkan Al-Ikhlas.
- Rukuk lalu i‘tidal.
- Sujud lalu duduk di antara dua sujud dan sujud lagi.
- Berdiri ke rakaat kedua.
Rakaat Kedua
- Membaca Surah Al-Fatihah.
- Membaca surat Al-Qur’an, dianjurkan Al-Ikhlas.
- Rukuk lalu i‘tidal.
- Sujud lalu duduk dan sujud kembali.
- Tasyahud akhir.
- Salam.
Bacaan Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ، يَا مُحَمَّدُ إِنِّي تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى، اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّBacaan Latin
Allāhumma innī as’aluka wa atawajjahu ilaika binabiyyika Muḥammadin nabiyyir-raḥmah. Yā Muḥammad, innī tawajjahtu bika ilā rabbī fī ḥājātī hādzihi lituqḍā. Allāhumma fasyaffi‘hu fiyya.
Artinya
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan bertawassul kepada-Mu dengan Nabi-Mu Muhammad, Nabi pembawa rahmat. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku bertawassul denganmu kepada Tuhanku dalam hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah, terimalah syafaat beliau untukku.”
Keutamaan Sholat Hajat- Sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Memohon pertolongan Allah dalam kesulitan.
- Menenangkan hati dan pikiran.
- Melatih kesabaran dan tawakal.
- Menjadi bentuk ikhtiar spiritual selain usaha lahiriah.
- Membuka pintu kebaikan dan kemudahan.
- Menguatkan iman dan keikhlasan.
Sholat hajat dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang dilarang sholat. Waktu yang paling dianjurkan adalah malam hari, terutama sepertiga malam terakhir. (Z-4)
Sumber: kemenag, zalora



