JATIM, KOMPAS.TV - Suasana haru dan duka tiba-tiba berubah. Kehadiran Syaiful Bahri di tengah suasana duka keluarga membuat geger warga.
Betapa tidak, sosok laki-laki yang dikabarkan tewas dalam kecelakaan saat pergantian tahun itu tiba-tiba hadir di hadapan mereka.
Syaiful Bahri muncul saat jenazahnya akan dimandikan.
Suasana duka itu pun berubah jadi kegembiraan. Pemuda 21 tahun itu pulang ke rumah dalam kondisi sehat.
Setelah memeriksa saksi, identitas kedua korban adalah Azda Mustofa dan Wildan Tobroni, warga Desa Bangsalsari, Jember.
Jenazah korban akhirnya dibawa kembali ke puskesmas untuk kemudian diserahkan ke keluarga.
Kisah duka berujung haru juga datang dari Tuban, Jawa Timur. Samuji, seorang petani, terkejut setelah mendengar pengumuman di masjid yang menyatakan dirinya telah meninggal dunia.
Peristiwa ini bermula dari penemuan jasad di persawahan. Kondisi jasad tertelungkup penuh lumpur dan tertindih karung berisi rumput.
Dan saat kembali dari sawah, kediaman Samuji telah dipenuhi warga, dan jenazah pun telah siap untuk dimakamkan.
Dari peristiwa yang dialami keluarga Syaiful Bahri dan Samuji, kita diingatkan kembali untuk tidak cepat percaya dengan kabar yang beredar.
Ketenangan dalam mencerna dan memeriksa kembali informasi yang ada jadi satu keharusan agar peristiwa serupa tak lagi terulang.
#salahidentifikasi #jember #tuban
Penulis : kharismaningtyas
Sumber : Kompas TV
- jawa timur
- dikira meninggal
- salah identifikasi jenazah
- jember
- tuban
- kisah haru




