AS Serang Venezuela, Soal Narkoba atau Berebut Minyak?

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta: Serangan Amerika Serikat ke Venezuela menimbulkan pertanyaan besar: apakah alasan di balik aksi militer ini benar-benar terkait dengan masalah narkoba, atau ada motif tersembunyi yang berkaitan dengan sumber daya minyak? 

Banyak pihak berspekulasi bahwa Venezuela yang kaya akan cadangan minyak menjadi target utama, sementara tuduhan terkait narkoba menjadi dalih untuk tindakan agresi ini. Ketegangan ini semakin memicu perdebatan di dunia internasional.

Baca Juga :

Trump Tegaskan Venezuela Tak Akan Adakan Pemilu 30 Hari ke Depan
Siapa saat ini yang kelola Venezuela?
Nicolas Maduro secara de facto masih dianggap presiden oleh pemerintah Venezula dan sekutu-sekutunya. Sementara Delcy Rodriguez dinyatakan sebagai pemimpin sementara oleh Mahkamah Agung Venezuela dan didukung oleh militer setempat. 

Tetapi Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa negaranya sementara akan mengelola Venezuela, termasuk pengawasan cadangan minyak, sampai transisi aman terjadi.

"Kami tidak pernah percaya bahwa negara mana pun dapat bertindak sebagai polisi dunia. Kami juga tidak menerima bahwa negara mana pun dapat mengklaim sebagai hakim dunia," kata Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi.

"Spanyol tidak mengakui rezim Maduro. Tetapi juga tidak akan mengakui intervensi yang melanggar hukum internasional dan mendorong kawasan itu menuju cakrawala ketidakpastian dan permusuhan," kata PM Spanyol Pedro Sanchez.

Baca Juga :

Rusia Imbau Warganya Tunda Perjalanan ke Venezuela
Benarkah Maduro 'Mafia Narkoba'?
Sebelumnya, AS menuduh Maduro memimpin sebuah narco-state dan jaringan penyelundupan narkoba besar. Maduro dan istrinya didakwa di pengadilan federal AS atas narco-terrorism & impor narkoba.

Sementara Maduro dan pemerintah Venezula membantah tuduhan AS. Alasan palsu AS untuk campur tangan dan menggulingkan pemerintahnya.
Cadangan minyak Venezuela
Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia (-303 miliar barel), jauh melampaui negara-negara seperti Arab Saudi.

Produksi minyak Venezuela telah turun dibanding masa lalu, tetapi signifikan geopolitik.

Sumber: Redaksi Metro TV


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Daftar Pemain Absen Jelang Persib vs Persija, Ada Saddil Ramdani
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
BMKG Imbau Masyarakat Pesisir, Diprakirakan Terjadi Hujan Petir dan Gelombang Tinggi Hari ini
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Rezeki Mengalir Deras! Kondisi Finansial Zodiak 9 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Komitmen Peningkatan Layanan, Penumpang KAI Divre III Palembang Naik 5 Persen di Tahun 2025
• 16 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Tutorial Gabungkan NPWP Suami-Istri di Coretax
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.