Richa Novisha masih merasakan duka atas kehilangan Gary Iskak. Sejak kepergian Gary, Richa mengaku tak mudah menjalani hidup tanpa kehadiran sang suami.
Meski demikian, Richa sadar bahwa hidup harus terus berjalan. Saat ini, ia berusaha mengikhlaskan kepergian Gary dan berusaha tetap kuat demi anak-anak.
“Ya sedih, itu sudah pasti. Tapi ya sudah, karena aku sekarang sudah di fase ikhlas dan bisa menerima. Walaupun terkadang masih berat, tapi apa pun yang ada di depan aku harus aku hadapi,” ujar Richa Novisha kepada wartawan di kawasan Buncit, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Tak dapat dipungkiri, Richa masih kerap merindukan Gary. Baginya, Gary adalah sosok suami dan ayah yang sangat dekat dengan keluarga.
“Pasti (suka kangen). Setiap hari, setiap malam. Apalagi sebelum tidur, biasanya ada obrolan. Kadang sampai obrolan yang dalam sama anak-anak. Kita juga biasa tidur bareng. Itu yang kadang tiba-tiba bikin kangen,” ungkap Richa.
Alih-alih larut dalam kesedihan, Richa memilih untuk tetap tegar dan melanjutkan hidup. Kini, sebagai orang tua tunggal, ia berusaha menjalani peran ganda sebagai ibu sekaligus ayah bagi anak-anaknya.
“Ya dijalani saja dengan bismillah. Karena hidup harus terus berjalan. Aku juga harus berjuang buat anak-anak, jadi harus dijalani,” kata Richa Iskak.
“Apa pun itu kita jalani, mengikuti alur yang Allah tetapkan. Dan pesan almarhum juga agar aku menjaga anak-anak,” pungkasnya.



