Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan para menteri Kabinet Merah Putih untuk mempercepat pelaksanaan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Khusus untuk Menteri Kelautan dan Perikanan, Prabowo meminta agar pembangunan kampung nelayan dan produksi kapal tangkap ikan segera dipercepat.
“Presiden meminta agar percepatan dilakukan dalam pembangunan kampung nelayan dan program pembuatan kapal tangkap ikan,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1), dilansir Badan Komunikasi Pemerintah.
Prasetyo menjelaskan bahwa program kampung nelayan adalah bagian dari inisiatif pemerintah yang berbasis padat karya dan bertujuan meningkatkan ketahanan protein nasional.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan produksi protein dari sektor perikanan, yang pada gilirannya akan memperbaiki asupan protein bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Program ini dirancang untuk meningkatkan produksi protein dari sektor perikanan, dengan tujuan utama untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat,” jelas Prasetyo.
Ia juga menambahkan bahwa Prabowo memberikan arahan kepada para menteri koordinator dan menteri terkait untuk segera mempercepat pelaksanaan program-program yang berfokus pada penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya.
“Presiden telah memberikan gambaran umum, dan hal ini juga sudah disampaikan oleh Menko. Ini adalah semacam teguran untuk melecut semangat kita semua agar bekerja lebih cepat, terutama dalam sektor yang berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja dan padat karya,” lanjut Prasetyo.
Terkait dengan hal ini, pemerintah menargetkan pembangunan 65 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dapat selesai pada 31 Januari 2026. Hingga awal tahun ini, progres pembangunan di 65 titik tersebut telah mencapai sekitar 72%, meskipun ada beberapa kendala cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Proyek Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memodernisasi permukiman nelayan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kelautan.
Kehadiran kampung nelayan ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat pesisir, sambil mendukung ketahanan pangan dan protein di Indonesia.



