Komisi II DPR Nilai Retret Kabinet di Hambalang Jadi Forum Evaluasi dan Penguatan Soliditas Pemerintah

merahputih.com
1 hari lalu
Cover Berita

MerahPutih.com - Sorotan tajam mengarah ke Kabinet Merah Putih usai Presiden RI, Prabowo Subianto, menggelar retret untuk kedua kalinya.

Kapoksi Komisi II DPR Fraksi NasDem, Ujang Bey menilai, retret kabinet merupakan forum penting untuk menyamakan persepsi.

"Bagus dilakukan dalam rangka memperkuat persepsi antara Presiden dan para menteri dan wamennya terkait kebijakan-kebijakan yang akan atau sedang dijalankan, sehingga dapat dilakukan evaluasi secara berkala," kata Ujang kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/1).

Menurutnya, retret kabinet juga berperan dalam memupuk soliditas di antara jajaran kementerian.

Baca juga:

Retret Kabinet Merah Putih, Prabowo Pastikan Soliditas Koalisi

Ia juga mengatakan dengan komunikasi dan evaluasi yang intensif, kebijakan utama Presiden dapat dijalankan dengan sejalan.

"Selain itu juga dapat memupuk soliditas di antara para Menteri dan Wamen. Jadi kebijakan utama Presiden dapat dilaksanakan secara seragam antara menteri dan wamennya," ujarnya.

Bey yakin, Prabowo punya perhitungan matang sebelum menentukan retret kabinet tersebut.

"Presiden lebih tahu kapan retret tersebut harus dilakukan, karena yang bisa melihat situasi internal pemerintahan ya Presiden, bisa saja dilakukan setahun sekali," tutup Bey.

Sebelumnya, Prabowo menjelaskan bahwa pertemuan tersebut digelar untuk memberikan pembekalan sekaligus refleksi bersama atas perjalanan pemerintahan.

Baca juga:

Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin

"Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk evaluasi kerja tahun lalu, selanjutnya memahami kondisi bangsa di tengah dinamika dan gejolak dunia," katanya.

Prabowo menyampaikan, bahwa retret kali ini memiliki beberapa pertimbangan utama. Pertama, sebagai forum evaluasi atas kinerja pemerintah sepanjang tahun sebelumnya.

Selain itu, kata Prabowo, retret dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai kondisi bangsa di tengah dinamika dan gejolak global yang terus berkembang. (knu)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pakar Hukum: Penempatan Polri di Bawah Presiden Punya Landasan Konstitusional
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Kesaksian Ammar Zoni soal Tuduhan Edarkan Narkoba di Rutan Salemba
• 10 jam laluinsertlive.com
thumb
Hasil Malaysia Open 2026: Kejutan! Permalukan Unggulan Kedua, Ana/Meilysa Lolos ke Perempat Final
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
BI: Cadangan Devisa Naik ke US$156,5 Miliar per Akhir Desember 2025
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Kantor Kemenhut Digeledah Kejagung, Diduga Terkait Perkara Tambang yang Dihentikan KPK
• 18 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.