Pemerintah akan menyiapkan lelang 75 blok minyak dan gas (migas) baru tahun ini. Rencana itu dipasang ditenderkan mulai bulan depan untuk mengejar target lifting 605 ribu barel per hari dalam APBN 2026.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan laporan itu disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Presiden Prabowo Subianto dalam retreat para menteri di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1) malam.
“Kita berharap dengan beberapa strategi-strategi termasuk eksplorasi dan penemuan ada 75 blok minyak baru yang kita harapkan di bulan depan sudah bisa dilelang untuk mempercepat penambahan produksi minyak kita,” ucap Prasetyo.
Prasetyo menyampaikan target lifting minyak pada 2026 diharapkan dapat meningkat melalui sejumlah strategi, antara lain percepatan eksplorasi dan penemuan cadangan baru.
Sebelumnya, Kementerian ESDM menetapkan target lifting migas yang lebih tinggi untuk tahun 2026. Untuk lifting minyak, dipatok di kisaran 600-610 ribu barel minyak per hari (bopd), serta 5.338-5.695 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) untuk lifting gas bumi.



