Juventus Terima Kabar Buruk soal Federico Chiesa, Liverpool Ambil Langkah Begini di Bursa Transfer Januari

tvonenews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Juventus tampaknya menerima kabar buruk soal upaya mereka mengembalikan Federico Chiesa. Liverpool dikabarkan enggan untuk melepasnya dengan mudah.

I Bianconeri berupaya untuk menambal kekurangan di beberapa sektor meski sudah tampil cukup baik pada saat ini. Bersama dengan Luciano Spalletti, mereka baru menderita satu kekalahan.

Sang pelatih berusia 66 tahun masih memerlukan perkuatan, khususnya di lini serang. Dia meminta pemain untuk bisa melapisi Kenan Yildiz di lini serang.

Kepulangan Federico Chiesa menjadi salah satu yang dibicarakan. Sang penyerang sayap Timnas Italia telah dikaitkan untuk kembali ke Turin, kota yang baru ditinggalkan olehnya pada musim panas 2024 lalu.

Chiesa kesulitan mendapatkan menit bermain sejak gabung Liverpool. Dia dilanda oleh masalah cedera pada musim lalu.

Namun, situasi tidak begitu membaik pada musim ini. Meski sudah jarang dilanda cedera, Chiesa masih kesulitan untuk mendapatkan menit bermain sebagai starter di Liverpool.

Pelatih Arne Slot hanya menjadikannya sebagai pemain pelapis. Oleh karena itu, kans untuk kembali ke Italia pun mencuat di bursa transfer Januari ini.

Selain Juventus, beberapa klub Liga Italia lainnya, termasuk Napoli dan AS Roma juga tertarik, sebagaimana dilaporkan oleh jurnalis Gianluca Di Marzio. Namun, Chiesa menolaknya.

Sang penyerang terbuka untuk kembali ke Juventus, menurut warta dari jurnalis Fabrizio Romano dan Matteo Moretto. Namun, menurut laporan tersebut, Liverpool masih enggan untuk melepasnya pada bursa transfer tengah musim ini.

Romano dan Moretto melaporkan bahwa Liverpool lebih suka untuk melepas Chiesa di bursa transfer musim panas. Ini berpotensi menyulitkan upaya Juve untuk merekrutnya kembali.

Chiesa sendiri berharap untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak demi Timnas Italia. Dia berupaya untuk tampil di Piala Dunia pertamanya.

Gli Azzurri kini masih harus menjalani playoff untuk mencapai putaran final Piala Dunia 2026. Pada bulan Maret mendatang, mereka akan bermain menghadapi Irlandia Utara di semifinal dan kemudian salah satu di antara Bosnia dan Wales jika berhasil mencapai final. (rda)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Paradoks Tikus: Mengapa Kita Justru Mendatangi Bahaya Saat Panik?
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Bareskrim Polri ungkap operasional 21 situs judol & sita Rp96,7M
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Wacana Pilkada Dipilih DPRD; Efisiensi Semu dan Ancaman Terhadap Kedaulatan Rakyat
• 7 jam lalufajar.co.id
thumb
Usai Bitcoin, Morgan Stanley Ajukan Ethereum Trust
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Selama Libur Nataru, Bandara Adi Soemarmo Layani 60.782 Penumpang
• 9 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.