Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang Sassuolo, Ismael Kone, menyinggung performa rekan setimnya sendiri usai babak belur dihajar Juventus. Ia bahkan menilai jika kekalahan itu tak terlepas karena kesalahan pemain lini belakang, termasuk Jay Idzes.
Hasil pahit harus diterima Sassuolo saat meladeni Juventus dalam lanjutan kompetisi Liga Italia. Bermain di kandang sendiri justru menjadi malam yang berat bagi tim berjuluk Neroverdi tersebut.
Pertandingan yang digelar di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Rabu (7/1) dini hari WIB itu berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi Juventus. Sassuolo dipaksa menyerah tanpa mampu membalas satu gol pun.
Kekalahan dengan skor 0-3 itu memicu evaluasi dari internal tim. Salah satu pemain yang angkat bicara adalah Ismael Kone.
Kone menyoroti lemahnya performa lini belakang sebagai penyebab utama kegagalan timnya meraih hasil positif. Ia menilai kesalahan-kesalahan mendasar menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
"Kami memulai pertandingan dengan baik, tetapi kami sebenarnya bisa bermain lebih baik lagi, terutama dalam hal pertahanan," kata Kone dikutip dari laman resmi klub, Rabu (7/1/2026).
Menurut Kone, Sassuolo sejatinya mampu mengimbangi permainan Juventus di fase awal laga. Namun, rapuhnya konsentrasi membuat situasi berubah drastis setelah kebobolan.
Juventus berhasil memanfaatkan kelengahan barisan belakang Sassuolo dengan sangat efektif. Dua dari tiga gol yang tercipta bahkan berasal dari kesalahan individu pemain bertahan tuan rumah.
Gol pertama Juventus lahir melalui insiden bunuh diri Tarik Muharemovic yang salah mengantisipasi bola. Kejadian tersebut membuat Sassuolo semakin tertekan dan kehilangan kontrol permainan.
Kesalahan berikutnya datang pada gol ketiga yang berawal dari umpan keliru Jay Idzes. Bola jatuh ke kaki Jonathan David yang tanpa kesulitan mengonversinya menjadi gol.
Sementara itu, satu gol lain dicetak Fabio Miretti setelah menemukan ruang kosong di area berbahaya. Umpan pendek Jonathan David sukses dimaksimalkan tanpa kawalan berarti dari pemain Sassuolo.
Kone mengakui Juventus memang pantas keluar sebagai pemenang dalam laga tersebut. Ia menilai kualitas dan pengalaman lawan menjadi faktor yang sulit dibendung.
"Kami seharusnya menunjukkan karakter individu yang lebih kuat, tetapi saya yakin performa kami akan meningkat lagi," kata Kone.


