Jakarta, tvonennews.com- Doktif atau dokter detektif yang namanya populer di media sosial, melakukan konferensi pers untuk menjelaskan, alasan melaporkan dr Richard Lee ke Polisi.
Hal ini sekaligus menerangkan, produk mana saja yang dijual dokter kecantikan dr. Richard Lee yang diklaim Doktif justru menipu dan merugikan konsumen.
- YouTube/tasyafarasya
Dalam keterangannya, Doktif menyebutkan ada 3 produk yang dijual ternyata dinilai menipu atau merugikan konsumen. Bahkan ia katakan juga "over claim"
Ketiga produk yang dijelaskan Doktif menjadi barang bukti untuk melengkapi laporannya yang dilakukan pada Desember tahun 2024 lalu ke Polda Metro Jaya.
"Saya mau sampaikan dua perkara ya, pertama ada PMJ yang yang sudah melakukan konferensi pers atas laporan doktif yang sudah naik sidik. Yang satu atas nama DRL, sudah ditetapkan sebagai tersangka, dari laporan doktif pada desember 2024," katanya dikutip dari Youtube Grid, Rabu (07/01).
- Instagram richard lee
Kasus ini, dikatakan Doktif sudah memakan waktu kurang lebih setahun, sampai akhirnya pihak dilaporkan dalam ini dr Richard Lee menuju hasil.
Dia pun merasa senang akan hasil yang disampaikan oleh Kepolisian. Lalu, 3 produk yang jadi barang bukti itu adalah White Tomato, DNA Salmon dan Stem Cell.
"Barang buktinya ada 3 yaitu white tomato atau yang biasa disebut tomat busuk. yang sebenarnya tidak pernah ada kandungan tomat putih di situ," sambungnya.
- youtube denny sumargo
"Kedua soal kandungan dna salmon, dan ketiga adalah stem cell ada dugaan penjualan produk berbahaya dan penipuan pada konsumen," tegasnya.
Lebih lanjut, kata Doktif kerugian yang disebabkan dari Richard Lee ia taksir bisa ratusan miliar.
Seperti ia jelaskan kalau pihak terlapor sempat memamerkan mendapatkan keuntungan besar sampai Rp 14 Miliar.
"kerugian bisa ratusan miliar, dan saat dia (dilaporkan) pamer mendapatkan keuntungan sampai 41 miliar. Salah satu omset yang terjual itu, salah satu dari yang dilaporkan," ungkap Doktif.




