REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia kini telah memasuki fase kemandirian pangan dan tidak lagi bergantung pada pasokan dari bangsa lain. Kepala Negara dalam agenda Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026), menyebut hanya dalam waktu satu tahun sejak dirinya dilantik, Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dan pangan, melampaui target awal yang dipatok selama empat tahun.
“Kita sudah swasembada satu tahun, kita sudah berdiri di atas kaki sendiri satu tahun, kita tidak tergantung bangsa-bangsa lain,” ujarnya.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Respons Kalangan Nyinyir, Prabowo: Swasembada, Swasembada, Swasembada
- Tiang Monorel di Rasuna Said Mulai Dibongkar Pekan Depan, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan
- BTN Tambah Komisaris, Sekjen PKP Didyk Choiroel Resmi Masuk Jajaran
Presiden mengatakan kemerdekaan suatu bangsa tidak akan pernah utuh apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain.
Ia mengingatkan pengalaman Indonesia pada era COVID-19 ketika sejumlah negara produsen beras enggan menjual stoknya. Peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting agar bangsa tidak lengah dan tidak bergantung pada pihak luar, terutama dalam pemenuhan pangan, energi, dan bahan bakar.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Presiden Prabowo menuturkan peristiwa itu menjadi peringatan serius atau “lampu kuning” bagi Indonesia agar berdiri di atas kaki sendiri.
Menurutnya, ketergantungan terhadap negara lain, khususnya untuk kebutuhan dasar seperti pangan dan energi, merupakan risiko yang tidak boleh diabaikan.
Ia menekankan sektor pertanian Indonesia memiliki potensi besar tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menopang kemandirian energi nasional.
Presiden Prabowo menyebut kelapa sawit dapat diolah menjadi bahan bakar solar, sementara singkong dan tebu dapat menghasilkan etanol sebagai campuran bensin.
Potensi tersebut, kata dia, membuktikan pertanian mampu menjadi tulang punggung kedaulatan pangan sekaligus energi.
Prabowo mengungkapkan sejak awal dilantik sebagai presiden, dirinya menetapkan target swasembada beras dan swasembada pangan dalam waktu empat tahun.



