JAKARTA, DISWAY.ID - Dinas Bisa Marga DKI Jakarta menganggarkan Rp100 miliar untuk pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo menjelaskan, anggaran pembongkaran 98 tiang monorel tersebut satu paket dengan penataan Jalan HR Rasuna Said.
BACA JUGA:Vaksin Flu Tak Wajib, Kemenkes Sebut Makan Bergizi dan Istirahat Jadi Tameng Utama Hadapi 'Super Flu'
BACA JUGA:DADA Tbk Borong Penghargaan Indonesia My Home Award 2025, Apple 3 Condovilla Jadi Sorotan
Biaya pembongkaran dan penataan tersebut kata Heru menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
Pembongkaran terelebih dahulu difokuskan pada tiang monorel yang berdiri di Jalan HR Rasuna Said.
Sementara untuk tiang monorel mangkrak yang berdiri di kawasan Senayan, Jakarta Pusat akan dianggarkan setelahnya.
"Anggaran pembongkaran ini jadi satu dengan penataan jalan dan trotoarnya. Totalnya semua sekitar Rp100 miliar," kata Heru saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu, 7 Januari 2026.
BACA JUGA:Icel Sang Pelapor Kasus Kekerasan Seksual Artis Anrez Adelio Diperiksa Polda Metro Jaya
BACA JUGA:Gawat! Dua Curanmor Bersenpi Beraksi di Slipi, Satu Orang Kena Tembak
Heru mengatakan, pihaknya akan mempercepat pembongkaran tiang monorel yang mangkrak sejak tahun 2007 tersebut.
Semula pembongkaran tiang monorel yang keberadaannya merusak estetika kota itu direncanakan pada pekan ketiga bulan Januari 2026.
Namun setelah proses pembahasan ulang, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pembongkaran tiang pancang tersebut dipercepat pada pekan kedua bulan ini.
Heru mengatakan, proses pembongkaran akan dimulai pada hari Rabu, 14 Januari 2026.
BACA JUGA:NGK Perketat Pengawasan Pasar di Akhir 2025, Ribuan Busi Palsu Dimusnahkan
- 1
- 2
- »

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466820/original/065720600_1767855973-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__5_.jpg)



