Green City melepas 80 juta saham KRYA di harga pelaksanaan Rp150 dengan meraup dana Rp12 miliar.
IDXChannel - Green City SG Pte Ltd selaku pengendali PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mengurangi 4,8 persen kepemilikannya pada 30 Desember 2025.
Dalam keterbukaan informasi, Rabu (7/1/2026) Green City melepas 80 juta saham KRYA di harga pelaksanaan Rp150 dengan meraup dana Rp12 miliar.
Harga pelaksanaan berada di bawah harga pasar saat transaksi yakni Rp141 pada 30 Desember 2025.
Usai transaksi, kepemilikan Green City berkurang dari 682.207.800 saham atau setara 41 persen menjadi 602.207.800 atau 36,20 persen.
Hingga Rabu (7/1/2025), saham KRYA terkoreksi 0,68 persen ke Rp147 dengan mengakumulasi penurunan sebesar 22,63 persen dalam satu bulan.
Sebelumnya, KRYA menuntaskan proses Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) seiring kehadiran pengendali baru.
KRYA yang bergerak di sektor konstruksi ini diakuisisi oleh Green City SG Pte Ltd (GCSG) dari pemilik lama, Dharma Budiono dan Brigitta Notoatmodjo. Sejalan dengan aksi korporasi itu, KRYA kini fokus mengembangkan sektor kendaraan listrik (EV).
Pada 18 Desember 2025, perseroan mengumumkan kontrak komersial baru dari EV Moto. Lewat anak usahanya, ECGO, KRYA mendapatkan kontrak senilai Rp240 miliar untuk pengadaan 10 ribu motor listrik yang akan dikirim mulai Maret 2026.
(DESI ANGRIANI)





