Kiamat Driver Online Makin Dekat, Tandanya Kian Kencang di 2026

cnbcindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita
Foto: Baidu

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah perusahaan kian gencar mengembangkan sistem mobil otomatis tanpa sopir. Salah satunya adalah Amazon Web Services bekerja sama dengan pemasok hardware otomotif Jerman, Aumovi untuk mendukung peluncuran komersial kendaraan otonom.

Unit layanan cloud ini jadi penyedia cloud pilihan Aumovi untuk pengembangan otonom berbasis AI. Rencananya sistem ini akan digunakan mulai 2027 mendatang.


"Pendorong utama industri ini adalah penggunaan AI rekayasa karena memungkinkan pengembangan dan validasi dengan sumber daya yang jauh lebih sedikit," kata manajer umum otomotif dan manufaktur Amazon Web Services, Ozgur Tohumcu, dikutip dari Reuters, Rabu (7/1/2026).

Sistem cloud AWS dapat digunakan untuk menyaring banyak data untuk mengemudi dengan AI generatif dan agen untuk mendeteksi situasi seperti puing yang ada di jalanan dan pejalan kaki di jalur lalu lintas pada Aumovi.

Kepala sistem dan software Aumovi, Jeremy McClain mengatakan kasus ekstrem di jalanan tidak bisa dilakukan tanpa AI.

Pilihan Redaksi
  • iPhone 17 Versi Murah Segera Rilis, Ini Jadwal dan Bocorannya
  • Krisis Baru Menghantam Dunia di 2026, Pihak Ini yang Diuntungkan
  • Ini Perusahaan Senjata AS yang Pesta Pora Karena Krisis Venezuela

"Saat Anda memvalidasi sistem Level 4, Anda mencoba membuktikan sistem berperilaku benar dalam situasi yang sulit ditemukan di dunia nyata," jelasnya.

"Tanpa AI, sulit menemukan kasus ekstrem dalam kumpulan data yang sangat sulit," dia menambahkan.

Selain AWS, Nvidia juga masuk ke industri kendaraan. Perusahaan chip itu bekerja sama dengan robotaxi untuk menggunakan chip AI dan software Drive AV paling cepat tahun 2027.

Wakil presiden otomotif Nvidia, Xinzhou Wu menjelaskan penerapan robotaxi Level 4 akan membuat kendaraan yang mampu mengemudi tanpa manusia.

Langkah Nvidia sebenarnya sudah dimulai 10 tahun lalu untuk industri otomotif. Pada 2015, perusahaan menawarkan chip dan teknologi lain untuk mobil bermerek Drive.

Kemudian pada Desember lalu, Nvidia mengumumkan telah mengembangkan software untuk mobil otonom. Produk Mercedes Benz terbaru pada akhir tahun ini akan menggunakan teknologi dari perusahaan tersebut.

Nvidia juga menjual akses ke chip AI dan software simulainya pada perusahaan otomotif. Dengan begitu tiap perusahaan bisa melatih model mobil otonom dan mengembangkan teknologi.

Sementara itu, CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan robotika, termasuk kendaraan otonom masuk dalam kategori pertumbuhan terpenting kedua di perusahaannya. Dia juga membayangkan bakal ada banyak mobil otonom di jalanan di masa depan.

"Kami membayangkan suatu hari nanti, satu miliar mobil di jalanan raya adalah otonom (tanpa sopir). Anda bisa memilih menggunakan taksi robot yang dikendalikan sendiri, sewa dari seseorang, atau memilikinya sendiri," jelasnya di panggung konferensi CES 2026.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Trump Nyerah, China Siap Borong Chip Amerika

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kenaikan Tarif Tiket Museum Nasional: Ketika Museum Negara Menjadi Eksklusif
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Kantor Purbaya Ungkap Pemerintah Tarik Utang Baru Rp736,3 triliun Hingga Desember 2025
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BKI Dorong Pembangunan Berkelanjutan di RPTRA Sungai Bambu
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Heboh karena Berdekatan dengan Kandang Babi, Dapur MBG di Sragen Akan Dipindah
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Ramalan Zodiak Aquarius Bulan Januari 2026
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.