BEKASI, iNews.id – Video seorang remaja laki-laki berinisial Fd (15), warga Kampung Pekopen, Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, kabur dan menangis histeris saat akan disunat viral di media sosial.
Aksi remaja tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar, Rabu (7/1/2026). Pihak keluarga kemudian meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk membujuk remaja tersebut yang kabur karena ketakutan.
Kejadian bermula saat keluarga Farid hendak membawanya untuk menjalani proses khitan. Namun, alih-alih bersiap, remaja tersebut justru bereaksi keras dengan menangis histeris. Tidak hanya itu, Farid bahkan sempat kabur dari rumah untuk menghindari tindakan medis tersebut.
Pihak keluarga sudah berupaya membujuk dengan berbagai cara, namun tidak membuahkan hasil. Karena sudah kehabisan akal dan merasa cemas, keluarga akhirnya memutuskan menghubungi tim Damkar Kabupaten Bekasi yang selama ini dikenal sering melakukan penanganan non-kebakaran.
Merespons laporan unik tersebut, tim Damkar Kabupaten Bekasi menerjunkan kurang lebih empat personel ke lokasi. Menggunakan seragam lengkap, para petugas tidak melakukan tindakan paksa, melainkan menggunakan pendekatan persuasif dan humanis.
Petugas Damkar, Nomink, menjelaskan bahwa timnya mencoba membangun komunikasi yang tenang dengan Farid selama beberapa menit.
"Kami lakukan pendekatan, kami ajak bicara dari hati ke hati supaya adek Fd ini tenang. Akhirnya setelah dibujuk secara perlahan, dia mau dievakuasi dan bersedia untuk disunat," ujar Nomink.
Keberhasilan tim Damkar membujuk Farid disambut rasa syukur dan apresiasi yang luar biasa dari pihak keluarga. Mereka tidak menyangka bahwa kehadiran petugas berseragam oranye tersebut justru mampu menenangkan Farid yang sebelumnya sangat sulit dikendalikan.
Kini, video aksi remaja yang kabur saat akan disunat hingga akhirnya "ditangani" petugas Damkar tersebut telah viral di media sosial. Warganet pun banyak memuji keserbabisaan petugas Damkar yang kini tak hanya memadamkan api, tetapi juga menjadi penyelamat dalam urusan rumah tangga warga.
Original Article



