jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya mengajukan anggaran Rp 500 miliar untuk perbaikan atau revitalisasi tahap tiga pascabencana Sumatra.
Menurut dia, anggaran Rp 500 miliar tersebut untuk pembelian ambulans hingga pembangunan puskesmas dan fasilitas kesehatan yang hancur.
BACA JUGA: Kemenkes Didesak Sosialisasikan Penggunaan Masker, Seusai Muncul Virus Super Flu
“Kami sudah mengajukan anggaran sekarang sekitar Rp 500 miliar untuk revitalisasi yang tahap tiga tadi. Karena sekarang kami udah list kan,” ucap Budi di Kantor BNPB, Jakarta Timur, pada Rabu (7/1).
Dia memerinci bahwa dari 204 ambulans yang rusak hanya 120 yang bisa diperbaiki, sehingga sisanya mesti dibeli.
BACA JUGA: DPR Ultimatum Kemenkes soal Virus Super Flu
Lalu, Kemenkes juga mendata puskesmas yang hancur dari jumlah 152. Tak hanya itu, Kemenkes juga perlu mengganti alat kesehatan yang mahal, seperti CT Scan, MRI, Cath Lab (Catheterization Laborator).
“Mahal-mahal semua tuh, Cath Lab. Itu kan juga miliaran kan. Nah, itu sekarang kami lagi kirim teknisinya untuk lihat. Mana saja yang rusak bisa diperbaiki, mana yang harus diganti,” kata dia.
BACA JUGA: Bank Mandiri & Kemenhan Bangun 5 Jembatan Bailey di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra
Anggaran itu juga diperuntukkan membangun dan memperbaiki tenaga kesehatan.
Menurut Budi, bayak kepala puskesmas dan kepala dinas kesehatan yang melaporkan terkait hunian bagi tenaga kesehatan.
“Jadi, masing-masing Kepala Dinas Kesehatan udah masukkan itu. Nama-nama tenaga kesehatan terdampak, tinggalnya di mana, foto kondisi rumahnya di mana, google map-nya seperti apa, dan itu kami berikan sekarang ke Kementerian PU dan juga BNPB,” jelasnya. (mcr4/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kemenkes Terjunkan Tenaga Kesehatan Cadangan ke Wilayah Bencana di Aceh
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
